Sukhoi Superjet 100 diduga jatuh akibat kesalahan pilot
Kamis, 07 Juni 2012 - 19:16 WIB
Sukhoi Superjet 100 diduga jatuh akibat kesalahan pilot
A
A
A
Sindonews.com - Pesawat Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia yang hancur karena menabrak Gunung Salak Bogor Indonesia Mei lalu dikabarkan terjatuh akibat pilot melakukan manufer berbahaya.
Berdasarkan data yang diperoleh dari rekaman selama penerbangan navigator telah memberitahukan pilot Alexander Yablonstev bahwa arah pesawat yang ia kendarai mendekati gunung, namun ia tidak mengindahkan instruksi navigator.
"Yablontsev nampaknya tidak mengindahkan peringatan yang muncul dalam sistem navigasi medan Terrain Warning dan juga sistem kesadaran pesawat," ungkap sumber penyelidikan seperti diberitakan dalam Ria novosti, Kamis (7/6/2012)
Sementara itu, pemerintahan Indonesia dan Rusia keduanya sepakat bahwa pesawat tersebut terbang dalam keadaan kondisi mesin yang baik. Namun masih terlalu dini untuk menyalakan pilot atas kecelakaan ini.
Pesawat Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia hancur menabrak Gunung Salak Bogor Indonesia saat melakukan demonstrasi penerbangan singkat pada 9 Mei lalu. Akibat kecelakaan tersebut 45 orang yang berada dalam pesawat nahas tersebut tewas.
Berdasarkan data yang diperoleh dari rekaman selama penerbangan navigator telah memberitahukan pilot Alexander Yablonstev bahwa arah pesawat yang ia kendarai mendekati gunung, namun ia tidak mengindahkan instruksi navigator.
"Yablontsev nampaknya tidak mengindahkan peringatan yang muncul dalam sistem navigasi medan Terrain Warning dan juga sistem kesadaran pesawat," ungkap sumber penyelidikan seperti diberitakan dalam Ria novosti, Kamis (7/6/2012)
Sementara itu, pemerintahan Indonesia dan Rusia keduanya sepakat bahwa pesawat tersebut terbang dalam keadaan kondisi mesin yang baik. Namun masih terlalu dini untuk menyalakan pilot atas kecelakaan ini.
Pesawat Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia hancur menabrak Gunung Salak Bogor Indonesia saat melakukan demonstrasi penerbangan singkat pada 9 Mei lalu. Akibat kecelakaan tersebut 45 orang yang berada dalam pesawat nahas tersebut tewas.
()