Bom mobil di Irak tewaskan 10 orang

Senin, 04 Juni 2012 - 19:10 WIB
Bom mobil di Irak tewaskan...
Bom mobil di Irak tewaskan 10 orang
A A A
Sindonews.com - Sebuah mobil yang diparkir di luar kantor pemerintahan Syiah di distrik Bab al-Mu'tham, Baghdad, Irak, meledak dan menewaskan 10 orang dan melukai sekitar 45 orang. Bom mobil meledak pada Senin pagi pukul 10.45 waktu setempat .

"Sepuluh orang dilaporkan tewas akibat serangan ini sementara 45 orang lainnya mengalami luka-luka, akibat bom bunuh diri yang ditanam di sebuah mobil ini," seperti diberitakan dalam Xinhua, Senin (4/6/2012).

Bom mobil bermula pada pagi hari, dimana seseorang yang mengendarai mobil masuk ke halaman pemerintah Syiah dan tiba-tiba meledak. Akibat serangan tersebut bangunan bagian depan pemerintah Syiah rusak.

Wartawan Xinhua mengatakan ledakan bom mobil terdengar sangat kuat, dan sesaat setelah bom meledak kepulan asap hitam membumbung di udara. Setelahnya aparat kepolisian dan ambulans segera datang melakukan evakuasi.

Sampai saat ini belum ada pihak yang mengaku bertangung jawab atas ledakan bom mobil tersebut. Sedangkan pihak kepolisian Irak akanmenyelidiki siapa dalang dibalik ledakan bom mobil ini.
()
Berita Terkini
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
19 menit yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
1 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
1 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
3 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
4 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved