4 polisi tewas diserang kelompok bersenjata

Selasa, 15 Mei 2012 - 15:26 WIB
4 polisi tewas diserang...
4 polisi tewas diserang kelompok bersenjata
A A A
Sindonews.com - Selasa pagi sekelompok orang bertopeng menyerang pos pemeriksaan keamanan di daerah Kot Shera, Kota Lahore, Provinsi Punjab, Pakistan. Empat petugas kepolisian dilaporkan tewas, sementara tiga polisi kritis dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Aksi sekelompok orang bertopeng ini terjadi di Provinsi Balochistan, Selasa (15/5/2012). Mereka menyerang tiga orang di dekat kantor paspor di Quetta, keduanya tewas seketika sedangkan seorang lainnya mengalami luka serius.

Seperti dikutip presstv, pihak kepolisian tidak berhasil meringkus pelaku penyerangan. Saat ini polisi masih melancarkan operasi pencarian, sementara tingkat keamanan di dua lokasi ledakan telah ditingkatkan. Sampai saat ini belum ada satu pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi penyerangan ini.

Menurut laporan media setempat, sejak pemerintah Pakistan bergabung dengan Amerika Serikat melawan aksi terorisme, 35 ribu orang penduduk sipil telah menjadi korban pemboman dan penembakan yang dilakukan oleh kelompok militan.
()
Berita Terkini
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
10 menit yang lalu
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
29 menit yang lalu
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
2 jam yang lalu
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
3 jam yang lalu
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved