Pengusiran imigran Sudan Selatan di Israel ditunda

Jum'at, 30 Maret 2012 - 13:57 WIB
Pengusiran imigran Sudan...
Pengusiran imigran Sudan Selatan di Israel ditunda
A A A
Sindonews.com - Rencana pengusiran ribuan imigran dari Sudan Selatan di Israel dibatalkan. Itu setelah pengadilan Israel memerintahkan kepada petugas untuk menghentikan rencana pengusiran tersebut.

Pada Januari, pemerintah Israel mengumumkan bahwa imigran asal Sudan Selatan harus meningalkan wilayah Israel pada 31 Maret, atau mereka akan dideportasi. Penangguhan pengusiran yang disampaikan oleh pihak pengadilan muncul setelah kelompok Hhak Asasi Manusia meminta pihak pengadilan untuk memberikan penangguhan sampai 15 April, terkait kondisi dalam negeri Sudan Selatan yang sedang bergejolak.

Israel telah menjadi rumah bagi 2.000 orang pengungsi asal Sudan Selatan. Jumlah pengungsi asal Afrika mencapai lebih dari 50.000 orang mereka tersebar di beberapa negara. Juli lalu, Sudan Selatan memerdekakan diri dari Sudan. Namun, sejumlah aktivis Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa pemulangan para pengungsi telalu dini, dan membahayakan mereka.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Israel belum memutuskan kapan jadawal pemulangan sejumlah imigran ini.
()
Berita Terkini
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
1 jam yang lalu
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
3 jam yang lalu
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
4 jam yang lalu
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
5 jam yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
6 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved