Presiden Bolivia minta PBB legalkan coca

Selasa, 13 Maret 2012 - 13:46 WIB
Presiden Bolivia minta...
Presiden Bolivia minta PBB legalkan coca
A A A
Sindonews.com - Presiden Bolivia Evo Morales untuk kali kedua meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui hak warga Andes mengunyah daun coca.

Dalam sebuah pertemuan dengan Badan Narkotika PBB ke-55 di Wina, Austria, Morales membawa berbagi macam produk yang dibuat dengan campuran coca, seperti selai, teh, minuman alkohol, non-alkohol.

Dalam sebuah sesi, Morales berbicara kepada sejumlah perwakilan negara yang hadir dalam pertemuan tersebut agar tanaman coca tidak dimasukan dalam daftar tanaman yang dilarang. "Saya meminta kepada semua negara yang hadir untuk tidak mengulangi kesalahan yang dibuat oleh sejarah" seperti dikutip dalam Ria Novosti, Selasa (13/3/2012)

Pada 1961, Bolivia telah menandatangani sebuah perjanjian yang menyatakan, Bolivia sepakat untuk membasmi tanaman coca selama 25 tahun. Selama 20 tahun setelah perjanjian tersebut berakhir, Bolivia menjadi negara ketiga penghasil tanaman coca terbesar di dunia, setelah Kolombia dan Peru.

Morales meminta kepada Badan Narkotika PBB menghapus larangan mengunyah coca, dan meminta mereka melegalkan kokain atau berbagai zat adiktif lain yang dibuat dari bahan dasar coca.

Presiden pribumi pertama Bolivia yang terpilih pada tahun 2006 itu, merupakan pemimpin perserikatan petani coca. Sebagai Presiden, dia telah berulang kali mempromosikan coca sebagai tanaman komoditi tradisional, dan sudah menjadi budaya orang Bolivia.

Sebagai presiden, Morales sangat mendukung para petani coca dan juga sektor perkebunan, dan telah memasukan tanaman coca sebagai tanaman budaya tradisional dalam konstitusi Bolivia sejak tiga bulan yang lalu. (san)
()
Berita Terkini
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
29 menit yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
1 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
4 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
5 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
6 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
7 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved