Myanmar berdamai dengan kelompok etnis Mon

Senin, 27 Februari 2012 - 16:14 WIB
Myanmar berdamai dengan...
Myanmar berdamai dengan kelompok etnis Mon
A A A
Sindonews.com - Media resmi Myanmar Myanma Ahlin melaporkan bahwa pemerintah Myanmar untuk sementara waktu bersedia berdamai dengan kelompok etnis minoritas Mon.

Seperti dikutip Bellingham Herald, dalam laporan itu dikatakan pemerintah Myanmar pada hari Sabtu kemarin secara diam-diam telah melakukan perundingan dengan kelompok etnis minoritas Mon. Dari perundingan tersebut telah tercapai sebuah perdamian pada tahap awal.

Pemerintah Myanmar menggelar perundingan damai pada hari Sabtu, dalam perundingan tersebut pemerintah Myanmar sepakat untuk membebaskan sejumlah orang Mon yang ditahan oleh pemerintah. Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan pembicaraan 45 hari mendatang.

Kesepakatan damai kelompok etnis minoritas Mon merupakan salah satu dari beberapa kesepakatan damai yang telah di capai oleh pemerintah Myanmar dengan berbagai kelompok pemberontak di Myanmar, seperti Karen, Shan, Chin, Wa dan kelompak minoritas Kokang.

Sebelumnya, bulan lalu pemerintah dan kelompok etnis minoritas Mon telah mencapai kesepakatan gencatan senjata.(azh)

()
Berita Terkini
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
10 menit yang lalu
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
29 menit yang lalu
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
2 jam yang lalu
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
3 jam yang lalu
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved