AS tinjau ulang strategi pertahanan

Rabu, 04 Januari 2012 - 12:09 WIB
AS tinjau ulang strategi...
AS tinjau ulang strategi pertahanan
A A A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) berencana memotong anggaran pertahanannya. Atas rencana ini negeri adidaya ini melakukan peninjauan ulang strategi pertahanannya.

Tinjauan ulang strategi pertahanan AS terbaru akan diumumkan Menteri pertahanan AS Leon Panetta dan Jenderal Martin Dempsey, Kamis 5 Januari 2012 besok.

Tinjauan ini diharapkan dapat mengusulkan pengurangan pasukan tempur di Eropa, dengan hanya menyisakan dua pasukan. Brigade ini berjumlah sekitar 3.000-4.000 tentara tergantung pada konfigurasinya.

"Tindakan ini sangat mungkin, tapi bukan sesuatu hal yang baru," ungkap salah seorang pejabat pemerintah.

Namun rencana pengurangan pasukan ini dibantah oleh Panetta. "Itu hanya sebuah ide dan bahkan hanya sebuah rencana. Tapi hal itu pernah dibahas namun telah di lupakan selama bertahun-tahun," ungkap Panetta sepeti dikutip dari Reuters, Rabu (4/1/2012).

Usulan ini diprakarsai untuk pertama kalinya oleh mantan Menteri Pertahanan AS Robert Gates, setelah presiden AS meminta pejabat pertahanan memangkas rencana anggaran pertahanan 12 tahun sekitar USD400 juta tanpa harus membahayakan kepentingan strategis AS.

Pihak Pentagon dan Gedung Putih masih menolak untuk membahas tinjauan ini. Namun menurut Juru bicara Gedung Putih Jay Carney, Obama telah membicarakan lebih jauh tinjauan tersebut saat mengadakan pertemuan dengan Panetta, Dempsey dan pimpinan militer lainnya.

Rencana pemotongan anggaran pertahanan yang akan dilakukan Pemerintahan Obama dalam rangka mengendalikan defisit anggaran pemerintah.

Obama dan kongres telah merencanakan pemotongan dana dalam dua tahap. Tahap pertama, anggaran akan dipotong sebanyak USD300 juta dan USD600 juta untuk tahap kedua.
()
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
51 menit yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
1 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
2 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
2 jam yang lalu
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
3 jam yang lalu
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved