Rusia Bentuk Divisi Pertahanan Udara di Arktik

Jum'at, 06 Maret 2020 - 04:33 WIB
Rusia Bentuk Divisi...
Rusia Bentuk Divisi Pertahanan Udara di Arktik
A A A
MOSKOW - Angkatan bersenjata Rusia menciptakan satu lagi divisi pertahanan udara di wilayah Arktik. Pembentukan divisi ini untuk menjamin keamanan Rute Laut Utara, jalur pengiriman utama Arktik Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis menandatangani sebuah dekrit yang menyetujui dokumen tentang dasar-dasar kebijakan negara Rusia mengenai pengembangan Arktik pada tahun 2035.

Keputusan tersebut mulai berlaku pada hari penandatanganannya.

Dokumen tersebut mengidentifikasi target utama, tujuan utama, prioritas strategis dan mekanisme untuk implementasi kebijakan negara Rusia di Arktik, serta sistem perencanaan strategis untuk pengembangan sosial dan ekonomi zona Arktik Rusia dan penyediaan keamanan nasional Rusia di wilayah Arktik.

"Pada tahun 2020, sebagai bagian dari penerapan kebijakan Federasi Rusia di Kutub Utara, sebuah pasukan operasi umum bagian dari Angkatan Bersenjata Federasi Rusia telah dibuat di zona Arktik Federasi Rusia, yang mampu memastikan keamanan militer di berbagai kondisi militer dan politik," bunyi dokumen itu seperti dilansir dari Sputnik, Jumat (6/3/2020).

Terlepas dari ini, sistem pertahanan pantai dari Dinas Keamanan Federal Rusia telah dibuat di wilayah tersebut dan sudah dalam layanan aktif.

Menurut dokumen itu, kehadiran militer asing yang terus meningkat di wilayah Kutub Utara dan fakta bahwa aktivitas Rusia di sana sedang didiskreditkan adalah tantangan utama yang dihadapi oleh keamanan nasional Rusia.

Keputusan itu dikeluarkan setelah Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyatakan bahwa angkatan bersenjata Rusia telah memastikan keamanan Rute Laut Utara, dengan Armada Utara, Pasukan Lintas Udara, Pasukan Aerospace, dan Pasukan Operasi Khusus melakukan latihan rutin untuk melindungi fasilitas penting industri dan kepentingan ekonomi Rusia di wilayah Arktik.

"Penguatan pasukan Rusia di wilayah Kutub Utara tetap menjadi prioritas Kementerian Pertahanan," kata Shoigu.

Rusia, yang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi presiden bergilir di Dewan Arktik tahun depan, merasa khawatir dengan meningkatnya kehadiran NATO di wilayah tersebut.

Moskow berupaya mengubah wilayah Kutub Utara menjadi jalur pelayaran hijau. Rute Laut Utara bertujuan untuk membukanya hingga navigasi pada tahun 2035.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
2 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
3 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
4 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
5 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved