AS Masukkan 5 Media China dalam 'Misi Asing'

Rabu, 19 Februari 2020 - 16:10 WIB
AS Masukkan 5 Media...
AS Masukkan 5 Media China dalam 'Misi Asing'
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengambil pendekatan garis keras yang semakin meningkat terhadap China. Terbaru, Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) memasukkan lima media China sebagai "misi asing."

Lima media China yang dimasukkan ke dalam "misi asing" itu adalah Xinhua, China Global Television Network, China Radio International, China Daily Distribution Corporation, Hai Tian Development USA. Deplu AS menyebut kelima media itu pada dasarnya agen propaganda yang disponsori negara dan agen mata-mata Partai Komunis China (PKC)

Tindakan ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Misi Asing dan telah dilakukan sejak Desember.

“Tindakan ini sudah lama tertunda. Selama bertahun-tahun, apa yang disebut outlet media ini telah menjadi corong Partai Komunis China dan outlet-outlet China ini menjadi lebih agresif,” kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo seperti dikutip Fox News dari Axios, Rabu (19/2/2020).

Dengan penunjukkan itu, perusahaan media harus memberi tahu Kantor Misi Asing tentang personel mereka di AS dan perubahan lain apa pun terhadapnya, bersama dengan kepemilikan properti mereka saat ini di AS.

Selain itu, persetujuan sebelumnya akan diperlukan untuk mendapatkan properti baru, termasuk sewa.

"Entitas yang ditunjuk sebagai misi asing harus mematuhi persyaratan administrasi tertentu yang juga berlaku untuk kedutaan dan konsulat asing di Amerika Serikat," menurut dokumen Departemen Luar Negeri yang diperoleh Fox News.

"Pada saat ini, mereka harus memberi tahu Departemen Luar Negeri tentang daftar nama personel mereka serta kepemilikan real estat mereka," seperti halnya negara mana pun mengenai personil diplomatiknya.

Agen mata-mata secara rutin menggunakan kedok diplomatik untuk menyembunyikan kehadiran mereka di luar negeri.

"Lima entitas yang baru ditunjuk ini bukan organisasi berita independen - mereka secara efektif dikendalikan oleh (Republik Rakyat China)," menurut salah satu dokumen.

"Lima entitas ini semuanya memenuhi definisi misi asing di bawah Undang-Undang Misi Asing, yang berarti bahwa mereka 'secara substansial dimiliki atau secara efektif dikendalikan' oleh pemerintah asing, dalam hal ini pemerintah komunis China," menurut dokumen tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Deplu AS menetapkan sebuah outlet media sebagai "misi asing." Terakhir kali itu dilakukan pada 2010 terhadap Kantor Berita Vietnam. Pada 1987, Deplu AS menunjuk outlet di bawah bekas negara Uni Soviet sebagai misi asing.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
2 menit yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
45 menit yang lalu
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
1 jam yang lalu
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 jam yang lalu
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
3 jam yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved