Kebakaran di Australia Mengerikan, Hampir Setengah Miliar Satwa Mati

Senin, 06 Januari 2020 - 09:45 WIB
Kebakaran di Australia...
Kebakaran di Australia Mengerikan, Hampir Setengah Miliar Satwa Mati
A A A
SYDNEY - Kebakaran hutan di Australia telah mencapai lebih dari 5,25 juta hektare. Peneliti memperkirakan hampir setelah miliar satwa di negara tetangga Indonesia itu telah mati.

Luas area yang terbakar itu nyaris sebanding dengan luas Provinsi Nova Scotia, Kanada, yang mencapai 5,29 juta hektare. Sampai hari ini (6/1/2020), Australia masih berjuang memadamkan kebakaran yang mengerikan tersebut.

Chris Dickman, seorang profesor ekologi di University of Sydney, awalnya memperkirakan bahwa 480 juta mamalia, burung, dan reptil menjadi korban kebakaran hutan di negara bagian New South Wales (NSW) saja sejak September lalu. (Baca: Atasi Kebakaran, Australia Kerahkan 3.000 Tentara Cadangan dan Kapal Induk )

"Itu lebih dari seminggu yang lalu, dan sejak saat itu bekaran yang belum pernah terjadi sebelumnya telah meluas," katanya. "Kami mungkin melihat angka yang jauh lebih besar dari itu," katanya lagi kepada Global News, yang dikutip Senin (6/1/2020).

Menurutnya, angka 480 juta satwa diekstrapolasi dari penelitian sebelumnya. Banyak satwa yang tersisa akan mati segera karena panas dan kobaran api.

"Ini akan menjadi beberapa yang lebih jelas, koala, kanguru yang mencolok," katanya. "Anda benar-benar dapat melihat bangkai-bangkai setelah api melewatinya."

Dickman mengatakan spesies yang dapat terbang atau menggali tanah memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup, setidaknya pada tahap awal.

"Masalahnya bagi mereka adalah bahwa mereka akan keluar ke lanskap di mana sumber daya makanan telah sangat berkurang, sumber daya tempat tinggal akan sangat berkurang atau tidak ada," ujar peneliti tersebut.

Di luar pilihan terbatas untuk makanan dan tempat tinggal, imbuh Dickman, satwa yang lebih kecil seperti rubah merah dan kucing liar akan menghadapi ancaman tambahan.

Dickman berpendapat, setelah kebakaran hutan, akan sulit untuk secara akurat menilai keadaan satwa liar karena para peneliti tidak memiliki data dasar yang bagus tentang populasi satwa.

Ada 24 angka kematian manusia yang dikaitkan dengan kebakaran di Australia. Hampir 2.000 rumah telah hancur. Ribuan orang terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.

Saat ini, hampir 200 titik kebakaran masih aktif. New South Wales dan Victoria menjadi wilayah yang paling parah.

Dickman mengatakan Australia perlu melihat opsi bagaimana kebakaran hutan dikendalikan secara dramatis. Menurutnya, kebakaran ini berdampak pada perubahan iklim. Selain pembuat kebijakan, para ilmuwan harus menjadi bagian dari pembahasan kebijakan.

"Kami tampaknya telah disingkirkan dari banyak pengambilan keputusan di Australia selama beberapa tahun terakhir," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
1 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
2 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
3 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
4 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
6 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved