Iran: AS Salahkan Kami Jika Mereka Alami Kekalahan
Jum'at, 03 Januari 2020 - 01:10 WIB
Iran: AS Salahkan Kami Jika Mereka Alami Kekalahan
A
A
A
TEHERAN - Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Hossein Salami mengecam Amerika Serikat (AS) karena memainkan permainan menyalahkan atas perkembangan di Irak. Dia mengatakan, Washington mengarahkan jari ke Teheran di mana pun mereka menghadapi kekalahan.
Salami mengecilkan strategi Washington untuk memberikan tekanan maksimum pada Teheran, dengan mengatakan pembatasan telah berubah menjadi peluang bagi Iran untuk tumbuh lebih kuat.
"Iran berada di jalur yang baik, tanda kekuatan kita adalah bahwa AS menyalahkan Iran di mana pun ia gagal; hari ini gelombang kebencian terhadap Amerika berkecamuk di seluruh dunia,” kata Salami, seperti dilansir PressTV pada Jumat (3/1/2020).
Sebelumnya, Salami mengatakan, Iran tidak ingin berperang dengan negara manapun, termasuk Amerika Serikat (AS). Tapi, Salami menyebut, Iran akan merespon jika diserang.
Presiden AS, Donald Trump menuduh Iran berada di balik demonstrasi di kedutaan AS di Irak dan mengatakan Teheran akan mebayar mahal jika ada warga AS yang menjadi korban dalam demonstrasi tersebut.
"Kami tidak memimpin negara untuk berperang, tetapi kami tidak takut akan perang dan kami meminta Amerika untuk berbicara dengan benar dengan bangsa Iran. Kami memiliki kekuatan untuk menghancurkan mereka beberapa kali," kata Salami.
Salami mengecilkan strategi Washington untuk memberikan tekanan maksimum pada Teheran, dengan mengatakan pembatasan telah berubah menjadi peluang bagi Iran untuk tumbuh lebih kuat.
"Iran berada di jalur yang baik, tanda kekuatan kita adalah bahwa AS menyalahkan Iran di mana pun ia gagal; hari ini gelombang kebencian terhadap Amerika berkecamuk di seluruh dunia,” kata Salami, seperti dilansir PressTV pada Jumat (3/1/2020).
Sebelumnya, Salami mengatakan, Iran tidak ingin berperang dengan negara manapun, termasuk Amerika Serikat (AS). Tapi, Salami menyebut, Iran akan merespon jika diserang.
Presiden AS, Donald Trump menuduh Iran berada di balik demonstrasi di kedutaan AS di Irak dan mengatakan Teheran akan mebayar mahal jika ada warga AS yang menjadi korban dalam demonstrasi tersebut.
"Kami tidak memimpin negara untuk berperang, tetapi kami tidak takut akan perang dan kami meminta Amerika untuk berbicara dengan benar dengan bangsa Iran. Kami memiliki kekuatan untuk menghancurkan mereka beberapa kali," kata Salami.
(esn)