UU Kewarganegaraan India Memicu Gelombang Unjuk Rasa

Kamis, 12 Desember 2019 - 13:01 WIB
UU Kewarganegaraan India...
UU Kewarganegaraan India Memicu Gelombang Unjuk Rasa
A A A
ASSAM - India mengerahkan ribuan tentara ke negara bagian Assam pada Kamis (12/12) saat pengunjuk rasa menentang Undang-undang (UU) baru yang memudahkan minoritas non-Muslim dari beberapa negara tetangga mendapat kewarganegaraan India.

Pemerintahan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyatakan UU Amandemen Kewarganegaraan itu bertujuan melindungi minoritas. Para pengkritik menilai UU itu merusak konstitusi sekuler India dengan tidak memberi perlindungan pada Muslim. Pengkritik lain menyatakan UU itu akan membuat negara bagian di utara India itu dibanjiri warga asing.

Perlawanan terhadap UU itu menguat di Assam yang menjadi basis perkebunan teh. Selama ini gerakan menentang imigran ilegal dari Bangladesh memicu gejolak selama beberapa dekade terakhir.

Saat parlemen majelis tinggi India menyetujui UU itu pada Kamis (12/12) dini hari, unjuk rasa terjadi di wilayah timur laut India. Di Assam, demonstran mengabaikan jam malam, membakar beberapa mobil dan ban serta meneriakkan slogan-slogan anti-Modi.

Jalanan di ibu kota Assam, Guwahati, tampak tenang saat tentara dikerahkan dari beberapa negara bagian terdekat. Demonstran mundur ke jalanan di wilayah lain seperti Morigaon, tempat mereka membakar ban di jalanan.

"Jaringan internet diblokir di beberapa wilayah Assam selama 24 jam hingga pukul 7 malam Kamis (12/12)," ungkap pernyataan pemerintah yang menambahkan, berbagai platform media sosial dapat digunakan memicu unjuk rasa dan kerusuhan.
(sfn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
5 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved