Menlu Retno: Kebebasan dan Inklusivitas Kunci Sukses Demokrasi

Kamis, 05 Desember 2019 - 09:56 WIB
Menlu Retno: Kebebasan...
Menlu Retno: Kebebasan dan Inklusivitas Kunci Sukses Demokrasi
A A A
NUSA DUA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan kebebasan dan inklusivitas adalah kunci dari keberhasilan sebuah demokrasi. Menurutnya, demokrasi yang inklusif dapat menjamin stabilitas sebuah negara.

"Demokrasi adalah alat, itu bukan tujuan itu sendiri, itu adalah alat untuk menciptakan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bagi semua," katanya saat membuka Bali Democracy Forum (BDF) ke-12 di Nusa Dua pada Kamis (5/12/2019).

Retno, dalam pernyataannya juga mengungkap hasil penelitian yang dilakukan pihaknya yang melibatkan 209 negara/entitas, untuk mengukur korelasi antara kualitas kebebasan (demokrasi), inklusivitas, dan kerapuhan. Retno menyebutkan bahwa asumsi dasarnya adalah ketiga konsep tersebut saling terkait.

Dia mengatakan negara cenderung kurang rapuh jika memiliki lebih banyak kebebasan dan inklusivitas. Sebaliknya, negara cenderung lebih rapuh jika memiliki lebih sedikit kebebasan dan inklusivitas.

Berdasarkan hasil penelitian, 49 persennya menunjukkan kecenderungan ke arah korelasi antara kebebasan, inklusivitas, dan tingkat kerapuhan. Penelitian ini menunjukkan bahwa negara-negara yang lebih inklusif akan mengalami kerapuhan yang lebih sedikit.

"Dalam dua tahun terakhir kami menyaksikan ketidakpuasan lokal di banyak negara. Ketidakpuasan bahkan terjadi di negara-negara yang memiliki pemilihan terbuka, pemimpin yang dipilih secara demokratis," katanya.

Mayoritas negara dalam kekacauan, kata Retno, sekali lagi menunjukkan tingkat kebebasan dan inklusivitas yang rendah dan menyebabkan kerapuhan yang lebih tinggi.

"Oleh karena itu, keberhasilan demokrasi sangat terkait dengan tingkat inklusivitas, di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam proses demokrasi. Setiap orang dapat memperoleh manfaat dari buah demokrasi," paparnya.
(mas)
Berita Terkait
RI Ajak Australia Cegah...
RI Ajak Australia Cegah Kawasan Jadi Arena Kontes Geopolitik Dunia
Sekjen PBB Puji Indonesia...
Sekjen PBB Puji Indonesia Redam Konflik di Myanmar
Pentingnya Forum Lintas...
Pentingnya Forum Lintas Agama di ASEAN
Jokowi Konfirmasi Sekjen...
Jokowi Konfirmasi Sekjen PBB Hadir di KTT G20 Bali
SBY Angkat Isu Demokrasi...
SBY Angkat Isu Demokrasi dan Lingkungan dalam Habibie Democracy Forum 2025
Diplomasi Forum Demokrasi...
Diplomasi Forum Demokrasi Bali
Berita Terkini
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
16 menit yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
28 menit yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
1 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved