Kim Jong-un Sang Pemimpin Korut Sebut Joe Biden Anjing Gila

Sabtu, 16 November 2019 - 14:41 WIB
Kim Jong-un Sang Pemimpin...
Kim Jong-un Sang Pemimpin Korut Sebut Joe Biden Anjing Gila
A A A
PYONGYANG - Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara (Korut) melalui kantor berita KCNA melontarkan makian kasar terhadap bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden. Dia menyebut mantan wakil presiden Amerika itu sebagai "anjing gila".

Pyongyang terkenal dengan vitriolnya, tetapi serangan verbal kali ini luar biasa ganas bahkan dengan standarnya sendiri.

"Biden memiliki keberanian untuk memfitnah martabat kepemimpinan tertinggi DPRK," tulis kantor berita negara Korut, KCNA, pada Kamis malam, merujuk pada nama resmi negara itu; Democratic People's Republic of Korea (DPRK).

"Anjing-anjing gila seperti Biden dapat melukai banyak orang jika mereka diizinkan berlari," lanjutnya. "Mereka harus dipukuli sampai mati dengan tongkat."

"Melakukan itu akan bermanfaat bagi AS juga," lanjut KCNA. Tidak segera jelas apa yang memicu kemarahan Pyongyang tersebut, tetapi kampanye Joe Biden pada hari Jumat "menikmati" serangan verbal itu.

"Tampaknya diktator pembunuh Kim Jong-un tidak menyukai saya," kata Biden dalam sebuah pernyataan. "Tambahkan dia ke daftar otokrat yang tidak ingin saya menjadi presiden—tepat di sebelah Vladimir Putin (Presiden Rusia). Saya memakai penghinaan mereka sebagai lencana kehormatan," lanjut wakil presiden era Barack Obama tersebut, seperti dikutip AFP, Jumat (15/11/2019).

"Trump mengatakan bahwa dia dan Kim 'jatuh cinta'—ya, tidak akan ada surat cinta dalam Pemerintahan Biden," paparnya.

Biden, yang bersumpah untuk tidak merangkul diktator, mengatakan bahwa Presiden Donald Trump membuat pemimpin Korut memberanikan diri.

"Kim akan senang melihat Trump terpilih kembali, seperti halnya musuh Amerika lainnya. Itu hanya satu alasan lagi mengapa sangat penting kami mengalahkannya November mendatang," kata Biden.

Kampanye Biden sebelumnya merilis sebuah iklan yang mengecam kebijakan luar negeri Trump, dengan mengatakan bahwa diktator dan tiran dipuji, sedangkan sekutu AS disingkirkan.

Ini bukan pertama kalinya Korea Utara mengecam Biden. Pada bulan Mei, rezim Pyongyang menyebutnya "bodoh" dan "ber-IQ rendah" beberapa hari setelah Biden menyebut Kim Jong-un sebagai sosok "diktator" dan "tiran".
(mas)
Berita Terkait
Kim Yo-jong: Amerika...
Kim Yo-jong: Amerika Serikat dan Korea Selatan Latihan Perang Nuklir
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Trump Bantah Laporan...
Trump Bantah Laporan yang Menyebut Kim Jong Un Sakit Parah
Perkembangan Kesehatan...
Perkembangan Kesehatan Kim Jong-un Dipantau Gedung Putih
Jenderal AS: Kemampuan...
Jenderal AS: Kemampuan Senjata Nuklir Korea Utara Maju Pesat
Lokasi Dekat Tempat...
Lokasi Dekat Tempat Penyembuhan Kim Jong-un Didatangi Jet Pembom Nuklir AS
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
51 menit yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
2 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
4 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
4 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved