17 Tahun Tinggal di Gua, Buronan Ini Tertangkap Gara-gara Terekam Drone
Rabu, 02 Oktober 2019 - 10:43 WIB
17 Tahun Tinggal di Gua, Buronan Ini Tertangkap Gara-gara Terekam Drone
A
A
A
BEIJING - Seorang pria yang melarikan diri dari penjara dan menjadi buronan selama 17 tahun berhasil ditangkap polisi China pekan lalu. Ia tertangkap setelah rekaman drone polisi mengungkap tempat persembunyiannya di dalam gua di sisi bukit yang terpencil.
Polisi di Yongshan, sebuah wilayah di provinsi Yunnan, China barat daya, mengungkapkan rincian penemuan dan foto pria itu di WeChat pekan lalu.
Buronan berusia 63 tahun bernama Song Moujiang itu melarikan diri dari sebuah kamp penjara di provinsi Sichuan pada Maret 2002 dan telah dalam pelarian sejak itu. Ia dipenjara karena memperdagangkan perempuan dan anak-anak. Polisi tidak menyebutkan kapan Song dipenjara.
Polisi mengatakan telah menerima informasi jika Song mungkin bersembunyi di pegunungan di belakang kampung halamannya di Yongshan, meskipun mereka kesulitan mencari lokasinya karena lereng curam dan medan berbatu.
Tidak ingin kehilangan buruannya, polisi memutuskan menggunakan drone untuk melakukan pencarian.
Polisi akhirnya berhasil menemukan tempat persembunyian Song pada 19 September pagi setelah rekaman drone mengidentifikasi ubin baja biru di tengah semak belukar. Setelah lebih dari satu jam mendaki, polisi mengatakan mereka menemukan tempat persembunyian Song, yang terletak di sebuah gua di tebing.
Polisi menangkap pria itu di dalam, yang mengaku melarikan diri dari kamp penjara dan menghindari penangkapan selama 17 tahun.
Pria itu tinggal di dalam gua - yang berukuran kurang dari dua meter persegi atau 21 kaki persegi - begitu lama sehingga keterampilan komunikasinya menjadi terhambat, kata polisi.
"Dia mengekspresikan dirinya dengan buruk dan ada sedikit hambatan untuk komunikasinya," kata polisi seperti dikutip dari Business Insider, Selasa (2/10/2019).
Mengutip media pemerintah, BBC melaporkan, selama tinggal di gua, Song menggunakan botol plastik untuk mendapatkan air dari jurang di dekatnya.
BBC melaporkan Song sekarang telah dikirim kembali ke penjara.
Polisi di Yongshan, sebuah wilayah di provinsi Yunnan, China barat daya, mengungkapkan rincian penemuan dan foto pria itu di WeChat pekan lalu.
Buronan berusia 63 tahun bernama Song Moujiang itu melarikan diri dari sebuah kamp penjara di provinsi Sichuan pada Maret 2002 dan telah dalam pelarian sejak itu. Ia dipenjara karena memperdagangkan perempuan dan anak-anak. Polisi tidak menyebutkan kapan Song dipenjara.
Polisi mengatakan telah menerima informasi jika Song mungkin bersembunyi di pegunungan di belakang kampung halamannya di Yongshan, meskipun mereka kesulitan mencari lokasinya karena lereng curam dan medan berbatu.
Tidak ingin kehilangan buruannya, polisi memutuskan menggunakan drone untuk melakukan pencarian.
Polisi akhirnya berhasil menemukan tempat persembunyian Song pada 19 September pagi setelah rekaman drone mengidentifikasi ubin baja biru di tengah semak belukar. Setelah lebih dari satu jam mendaki, polisi mengatakan mereka menemukan tempat persembunyian Song, yang terletak di sebuah gua di tebing.
Polisi menangkap pria itu di dalam, yang mengaku melarikan diri dari kamp penjara dan menghindari penangkapan selama 17 tahun.
Pria itu tinggal di dalam gua - yang berukuran kurang dari dua meter persegi atau 21 kaki persegi - begitu lama sehingga keterampilan komunikasinya menjadi terhambat, kata polisi.
"Dia mengekspresikan dirinya dengan buruk dan ada sedikit hambatan untuk komunikasinya," kata polisi seperti dikutip dari Business Insider, Selasa (2/10/2019).
Mengutip media pemerintah, BBC melaporkan, selama tinggal di gua, Song menggunakan botol plastik untuk mendapatkan air dari jurang di dekatnya.
BBC melaporkan Song sekarang telah dikirim kembali ke penjara.
(ian)