Rusia-China Serukan Pertemuan DK PBB Soal Uji Coba Rudal AS

Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:34 WIB
Rusia-China Serukan...
Rusia-China Serukan Pertemuan DK PBB Soal Uji Coba Rudal AS
A A A
NEW YORK - Wakil Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB, Dmitry Polyanskiy mengatakan, Rusia dan China telah meminta pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai rencana Washington untuk menguji dan menyebarkan rudal darat jarak menengah.

"Bersama dengan rekan-rekan dari China, kami meminta pertemuan DK PBB sehubungan dengan pernyataan Amerika Serikat (AS) tentang rencananya untuk menguji dan menggunakan rudal jarak menengah," ucap Polyanskiy, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (21/8).

Rusia dan China sebelumnya kompak menuduh AS memicu perlombaan senjata baru setelah menguji coba rudal jelajah Tomahawk berbasis darat.Tes rudal ini dilakukan hari Senin atau beberapa minggu setelah Washington menarik diri dari Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) 1987.

Dalam uji cobanya, rudal jelajah yang mampu melakukan konfigurasi nuklir itu menghantam targetnya setelah terbang lebih dari 500 kilometer. Keberhasilan tes misil berbasis darat ini disampaikan Pentagon dalam sebuah pernyataan.

Peluncuran rudal versi seperti itu dilarang selama beberapa dekade setelah perjanjian INF ditandatangani tahun 1987 oleh Ronald Reagan dan Mikhail Gorbachev, presiden AS dan Uni Soviet kala itu.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengutuk peluncuran rudal terbaru AS, tapi menegaskan bahwa Moskow tidak ingin memulai perlombaan senjata baru, dan tidak akan mengerahkan rudal baru kecuali AS melakukannya terlebih dahulu.

Beijing juga menyerang AS karena perilaku provokatifnya, memperingatkan bahwa uji coba rudal seperti itu dapat mengarah pada "putaran lain perlombaan senjata", dan memiliki dampak negatif serius terhadap keamanan internasional dan regional.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
42 menit yang lalu
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
1 jam yang lalu
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
2 jam yang lalu
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
3 jam yang lalu
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
3 jam yang lalu
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved