NU Sepakati Kerjasama Pendidikan dengan Yayasan Maarif, Turki

Kamis, 25 Juli 2019 - 20:26 WIB
NU Sepakati Kerjasama...
NU Sepakati Kerjasama Pendidikan dengan Yayasan Maarif, Turki
A A A
ISTANBUL - Nahdlatul Ulama (NU) sepakat membangun kerjasama pendidikan dengan Yayasan Maarif, Turki. Kesepakatan itu dicapai saat kunjungan Rais 'Am Syuriah NU, KH Miftahul Achyar, ke Kantor Pusat Yayasan Maarif di Istanbul, Turki.

Menurut keterangan Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Ankara yang diterima Sindonews pada Kamis (25/7), dalam pertemuan tersebut, Miftahul diterima langsung oleh Ketua Yayasan Maarif, Professor Birol Akgun, serta Anggota Dewan Pembina Yayasan lainnya.

Sementara itu, Miftahul, selain didampingi okeh Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal dan Konjen RI di Istanbul, Herry Sudradjat juga didampingi oleh Sekretaris Dewan Syuriah, KH Zulfa Mustofa, serta para pengurus Majelis Syuriah NU lainnya.

Beberapa area kerjasama pendidikan yang dibahas antara lain pemberian beasiswa di bidang-bidang sain dan teknologi di berbagai universitas di Turki serta penjajakan pengembangan sekolah bersama, termasuk di bidang vokasi. Kedua pihak sepakat untuk nantinya menuangkan rencana tersebut dalam sebuah nota kesepahaman bersama.

"NU kan mendukung sepenuhnya visi Presiden. Presiden dalam lima tahun ke depan mau memperkuat SDM, khususnya pendidikan vokasi. Jadi NU dengan jaringan pesantrennya juga ingin ikut mengisi visi Presiden itu," ucap Miftahul.

"Turki ini salah satu negara berpenduduk mayoritas Muslim yang sangat maju industrinya. Sekolah-sekolah vokasinya setiap tahun meluluskan ratusan ribu tenaga teknis yang handal yang langsung dapat diserap oleh industri mereka. NU ingin belajar pengalaman itu, karena sebagian besar basis NU saat ini menjadi kawasan-kawasan industri. Lagipula NU mudah bekerjasama dengan Turki karena sebagai sesama penganut Ahlussunah wal jamaah, pemahaman keislamannya sudah sama," sambungnya.

Yayasan Maarif sendiri memandang kerjasamanya dengan NU sebagai sesuatu yang sangat penting dalam pengembangan programnya ke depan.

"Kami memiliki 99 kerjasama internasional dengan Pemerintah dan organisasi Islam non-pemerintah. Ini belum lengkap tanpa Indonesia dalam peta tersebut. Kerjasama dengan NU dan Muhammadiyah akan menjadi komponen sangat penting, apalagi NU adalah organisasi Islam terbesar di dunia saat ini," ujar Akgun.

Yayasan Maarif sendiri adalah yayasan yang dibentuk Pemerintah Turki melalui undang-undang pada tahun 2016. Yayasan tersebut diberikan kewenangan untuk melakukan kerjasama pendidikan serta mendirikan dan mengelola pendidikan di luar negeri, mulai dari tingkat pra-sekolah hingga perguruan tinggi. Yayasan ini didukung sepenuhnya oleh kementerian-kementerian terkait di Turki.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
1 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
2 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
4 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
5 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved