Arsitek Piramida Louvre Prancis Tutup Usia

Jum'at, 17 Mei 2019 - 14:24 WIB
Arsitek Piramida Louvre...
Arsitek Piramida Louvre Prancis Tutup Usia
A A A
NEW YORK - Arsitek yang merancang Piramida Louvre Prancis dan membentuk citra berbeda desain bangunan modern dengan garis tajam dan struktur yang mencolok, I.M. Pei, meninggal dunia pada usia 102 tahun.

Pei, yang baru merayakan ulang tahunnya ke-102 pada 26 April lalu, meninggak dunia di New York. Kabar duka itu disampaikan oleh firma arsitektur putranya, Pei Partnership Architects, Kamis waktu setempat seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (17/5/2019).

Pei, seorang pria kelahiran China, adalah otak di balik piramida Louvre di Paris, menara Bank of China 72 lantai yang terkenal di Hong Kong dan Museum Seni Modern Athena.

Proyek-proyeknya yang menakjubkan juga mencakup Hall of Fame dan Museum Rock and Roll di Cleveland, Ohio; Miho Museum of Shigo, Jepang; Pusat Simfoni Morton Meyerson di Dallas, Texas, dan Perpustakaan John F. Kennedy di Boston, Massachusetts. Dia juga ditugaskan untuk merancang Museum Seni Islam di Doha, Qatar, yang dibuka pada 2008 lalu.

Lahir di China pada tahun 1917, putra bankir Ieoh Ming Pei ini datang ke Amerika Serikat (AS) pada usia 17 tahun untuk belajar arsitektur. Ia menerima gelar sarjana di bidangnya dari Institut Teknologi Massachusetts pada tahun 1940 dan kemudian menerima gelar master dalam bidang arsitektur di Sekolah Desain Pascasarjana Universitas Harvard pada tahun 1946.

Pada tahun 1975, Pei terpilih ke Akademi Amerika dan Institut Seni dan Sastra. Tiga tahun kemudian ia menjadi Kanselir Akademi, arsitek pertama yang memegang jabatan itu. Dia juga salah satu dari 12 warga negara AS yang dinaturalisasi saat itu. Presiden AS Ronald Reagan kemudian menganugerahinya Medal of Liberty pada tahun 1986.

Arsitek itu juga dianugerahi gelar Chevalier di Legion d'Honneur oleh presiden Prancis saat itu, Francois Mitterrand pada tahun 1988 untuk proyek piramida kaca Louvre, kemudian mengangkatnya ke pangkat Perwira ketika Fase II dari kaca dan stainless piramida baja Grand Louvre selesai pada tahun 1993. Pada tahun yang sama, presiden AS George Bush memberikan Pei Medal of Freedom dan dia juga terpilih sebagai Akademisi Kehormatan dari Royal Academy of Arts di London.

Pei mendedikasikan dirinya selama bertahun-tahun untuk mendukung seni dan pendidikan, melayani komite kunjungan di Metropolitan Museum of Art di New York, Harvard dan MIT serta berbagai panel pemerintah AS, termasuk Dewan Nasional untuk Kemanusiaan dan Dewan Seni Nasional. Dia memberi hadiah uang USD100 ribu yang dianugerahkannya kepada pemenang Hadiah Arsitektur Pritzker untuk menyiapkan dana beasiswa bagi siswa China guna mempelajari kerajinan di Amerika Serikat, dengan syarat mereka kembali ke rumah untuk bekerja sebagai arsitek.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dibantai...
Amerika Serikat Dibantai Prancis, Fans: Tim Basket Terburuk!
Tolak Prancis, Thierry...
Tolak Prancis, Thierry Henry Lebih Tertarik Latih Amerika Serikat
Harapan Fabio Quartararo...
Harapan Fabio Quartararo usai Naik Podium di MotoGP Amerika Serikat 2023
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Militer Terkuat Jika Amerika Serikat Keluar, Siapa Saja?
Hasil Piala Dunia U-17:...
Hasil Piala Dunia U-17: Prancis Hancurkan Amerika Serikat 3-0
Prancis Tantang Tim...
Prancis Tantang Tim Basket Amerika Serikat di Final Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
59 menit yang lalu
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
2 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
4 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
8 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
9 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved