Topan Fani Hantam Pantai India, Satu Juta Orang Dievakuasi

Jum'at, 03 Mei 2019 - 15:04 WIB
Topan Fani Hantam Pantai...
Topan Fani Hantam Pantai India, Satu Juta Orang Dievakuasi
A A A
BHUBANESHWAR - Topan kuat menghantam wilayah pantai timur India pada Jumat (3/5/2019) dengan hujan deras dan angin kencang hingga 200 kilometer per jam. Namun, tidak ada laporan awal korban jiwa setelah satu juta orang dievakuasi sebelum topan mendarat.

"Topan Fani menghantam pantai negara bagian Odisha sekitar pukul 08.00 pagi waktu setempat," kata Departemen Meteorologi India (IMD) yang dikelola pemerintah seperti dikutip dari Reuters.

Ketua Menteri Naveen Patnaik di Twitter mengatakan pemerintah negara bagian itu telah mengevakuasi lebih dari satu juta orang dari wilayah yang paling rentan di sepanjang pantai dataran rendah selama 24 jam terakhir.

Angin kencang menumbangkan pohon dan tiang listrik di Ibu Kota negara bagian Bhubaneshwar, di mana pihak berwenang telah memerintahkan bandara untuk tetap tutup. Sekolah dan kampus di Odisha juga ditutup.

Ratusan personel penanggulangan bencana dikerahkan di negara bagian itu. Para dokter serta staf medis lainnya diminta untuk menunda cuti hingga 15 Mei.

Wilayah Benggala Barat juga memutuskan untuk menutup bandara di Kolkata, Ibu Kota negara bagiannya.

Musim topan India dapat berlangsung dari bulan April hingga Desember, ketika badai hebat menghantam kota-kota pesisir dan menyebabkan kematian yang meluas serta kerusakan tanaman dan properti di India dan Bangladesh.

Kemajuan teknologi telah membantu para ahli meteorologi untuk memprediksi pola cuaca jauh hari sebelumnya. Pihak berwenang pun menjadi jauh lebih baik dalam mempersiapkan diri menghadapi badai ganas dan mengurangi jumlah korban.

Sebuah topan super menghantam pantai Odisha selama 30 jam pada tahun 1999, menewaskan 10.000 orang. Sementara pada 2013, evakuasi massal hampir satu juta orang menyelamatkan ribuan nyawa.

Topan biasanya dengan cepat kehilangan kekuatannya saat bergerak ke wilayah daratan.

Perdana Menteri Narendra Modi telah meminta para pejabatnya untuk tetap menjalin hubungan dengan negara-negara yang terancam oleh topan Fani.
(ian)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
11 menit yang lalu
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
49 menit yang lalu
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
1 jam yang lalu
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
3 jam yang lalu
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
3 jam yang lalu
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved