Ditempatkan Bersebelahan dengan Netanyahu, Menlu Yaman Kesal
Minggu, 17 Februari 2019 - 13:58 WIB
Ditempatkan Bersebelahan dengan Netanyahu, Menlu Yaman Kesal
A
A
A
WARSAWA - Menteri Luar Negeri Yaman, Khaled Al-Yamani menyebut kesalahan protokoler yang membuat dia akhirnya duduk bersebelahan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam konferensi soal Timur Tengah di Polandia Jumat lalu.
"Kesalahan protokol adalah tanggung jawab penyelenggara, seperti yang selalu terjadi dalam konferensi internasional," kata Yamani melalui akun Twitternya, seperti dilansir Arab News pada Minggu (17/2).
Pernyataan Yamani datang tidak lama fotonya saling mengangguk satu sama lain dan bertukar senyum singkat dengan Netanyahu muncul di media sosial. Yamani juga diketahui meminjamkan Netanyahu mikrofonnya, ketika mikrofon pemimpin Israel tidak berfungsi dengan baik.
Yaman dan Israel tidak pernah memiliki hubungan diplomatik, dan interaksi ramah Yamani dengan Netanyahu menuai kritik di media sosial.Menanggapi kritikan yang datang, Yamani menegaskan bahwa posisi dia dan Yaman tidak pernah berubah terhadap Israel. Dia menegaskan, pemerintah Yaman tetap mendukung pemerintah Palestina.
"Sikap Yaman dan Presiden (Abedrabbo Mansour) Hadi tentang masalah Palestina dan orang-orangnya dan kepemimpinannya tetap sama," ungkapnya dan menambahkan Yaman menghadiri konferensi Warsawa bukan untuk membahas konflik Israel-Palestina, tetapi untuk memobilisasi komunitas internasional untuk menghadapi ekspansi Iran di Yaman.
"Kesalahan protokol adalah tanggung jawab penyelenggara, seperti yang selalu terjadi dalam konferensi internasional," kata Yamani melalui akun Twitternya, seperti dilansir Arab News pada Minggu (17/2).
Pernyataan Yamani datang tidak lama fotonya saling mengangguk satu sama lain dan bertukar senyum singkat dengan Netanyahu muncul di media sosial. Yamani juga diketahui meminjamkan Netanyahu mikrofonnya, ketika mikrofon pemimpin Israel tidak berfungsi dengan baik.
Yaman dan Israel tidak pernah memiliki hubungan diplomatik, dan interaksi ramah Yamani dengan Netanyahu menuai kritik di media sosial.Menanggapi kritikan yang datang, Yamani menegaskan bahwa posisi dia dan Yaman tidak pernah berubah terhadap Israel. Dia menegaskan, pemerintah Yaman tetap mendukung pemerintah Palestina.
"Sikap Yaman dan Presiden (Abedrabbo Mansour) Hadi tentang masalah Palestina dan orang-orangnya dan kepemimpinannya tetap sama," ungkapnya dan menambahkan Yaman menghadiri konferensi Warsawa bukan untuk membahas konflik Israel-Palestina, tetapi untuk memobilisasi komunitas internasional untuk menghadapi ekspansi Iran di Yaman.
(esn)