Trump Kutuk Serangan Terhadap Wartawan Pasca Insiden BBC

Rabu, 13 Februari 2019 - 14:36 WIB
Trump Kutuk Serangan...
Trump Kutuk Serangan Terhadap Wartawan Pasca Insiden BBC
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump , mengecam serangan terhadap wartawan. Itu dilakukannya setelah insiden yang melibatkan pendukungnya dengan juru kamera BBC saat berkampanye di Texas.

"Presiden mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap individu atau kelompok, termasuk anggota pers," bunyi pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih tanpa merujuk pada insiden tersebut seperti dinukil dari BBC, Rabu (13/2/2019).

"Kami meminta siapa pun yang menghadiri suatu acara melakukannya dengan cara yang damai dan penuh hormat," imbuh pernyataan Gedung Putih, dari Sekretaris Pers Sarah Sanders.

Sementara itu, setelah insiden yang terjadi pada hari Senin, tim kampanye Trump mengucapkan terima kasih kepada penegak hukum karena mengusir pria tak dikenal itu.

"Seorang individu yang terlibat dalam pertengkaran fisik dengan juru kamera berita dikeluarkan dari kampanye tadi malam," kata Michael Glassner, chief operating officer untuk Trump for President Inc.

"Kami menghargai tindakan cepat dari petugas keamanan dan penegak hukum di lokasi," imbuhnya.

Diwartakan sebelumnya, juru kamera BBC Ron Skeans didorong dan dicela oleh seorang pria dengan topi Make America Great Again di El Paso, Texas. BBC kemudian meminta Gedung Putih untuk meninjau keamanan media yang menghadiri kampanye Presiden Trump.

Dalam sebuah surat, BBC mengatakan area pers tidak diawasi, dan tidak ada keamanan yang mencoba ikut campur dalam insiden itu.

Hubungan Trump dengan media selama ini memang tidak akur. Orang nomor satu di AS itu mengkritik media dan menyebutnya sebagai musuh rakyat.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
2 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
3 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
3 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
4 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved