Ribuan Petani India Berunjuk Rasa

Kamis, 06 September 2018 - 13:21 WIB
Ribuan Petani India...
Ribuan Petani India Berunjuk Rasa
A A A
NEW DELH - Ribuan petani dan buruh melumpuhkan ibu kota India, New Delhi, kemarin saat unjuk rasa menentang kebijakan yang tidak prorakyat oleh pemerintahan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi.

Unjuk rasa ini terjadi saat partai-partai oposisi meningkatkan tekanan menjelang pemilu. Merosotnya harga komoditas, gaji yang tidak naik, dan harga bahan bakar minyak (BBM) yang semakin mahal telah menurunkan popularitas Modi di wilayah perdesaan.

Suara dari wilayah perdesaan yang mencakup dua pertiga dari total populasi India 1,3 miliar jiwa sangat penting bagi Modi agar dapat menang periode kedua pada pemilu tahun depan.

Jalanan di sebagian besar pusat Delhi terhenti saat demonstran berpawai menuju Jalan Parlemen di jantung ibu kota. Beberapa demonstran memakai topi merah dan melambaikan bendera merah.

Mereka duduk di pinggir jalan saat mobil-mobil bergerak lambat. “Petani di negara ini sangat marah dengan pemerintahan Modi,” kata Karan Singh, 58, petani padi dari negara bagian Haryana. Karan Singh berunjuk rasa sambil mengenakan pakaian putih tradisional India.

“Kami mengalami kerugian dan pemerintah tidak melakukan apa pun terkait itu,” ujar dia, dikutip kantor berita Reuters. Dukungan warga perdesaan pada Modi terus berkurang karena kegagalan dia melaksanakan janji-janji kampanye untuk menciptakan puluhan juta lapangan kerja bagi para pemuda.

Janji itu membantu Modi medapat dukungan pemilih pada Pemilu 2014. Janji Modi yang tak terwujud itu menjadi alat utama oposisi untuk mengkritik pemerintah, menjelang tiga pemilu negara bagian yang digelar tahun ini.

“Pawai bersejarah ini menuntut gaji lebih baik, lebih banyak lapangan kerja, harga lebih baik untuk produk petani, diakhirinya privatisasi, menghentikan perubahan undang-undang tenaga kerja, menandai era baru perjuangan rakyat pekerja,” ungkap Partai Komunis India yang berhaluan Marxist yang memimpin unjuk rasa dekat parlemen.

“Hanya aliansi kelas pekerja dan petani India yang dapat membantu mengalahkan serangan fasistik ini,” kata seorang pemimpin partai oposisi itu, Surjya Kanta Mishra.

Partai Kongres menyatakan mendukung unjuk rasa para petani itu. Partai Kongres pernah berkuasa di India sejak kemerdekaan dan kekuasaannya direbut Partai Bharatiya Janata yang berhaluan nasionalis Hindu pimpinan Modi.

Menteri Pertanian India Radha Mohan Singh menyatakan pemerintah memprioritaskan para petani dan kelas pekerja dalam berbagai inisiatif seperti kredit murah untuk membantu memenuhi target Modi meninggalkan pendapatan mereka hingga dua kali lipat pada 2022.

Pada Juli pemerintah menaikkan harga hasil panen termasuk padi hanya sebesar satu digit selama periode pertama pemerintahan Modi.
(don)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
35 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved