Trump kepada Dunia Internasional: Pilih AS atau Iran
Rabu, 08 Agustus 2018 - 10:50 WIB
Trump kepada Dunia Internasional: Pilih AS atau Iran
A
A
A
WASHINGTON - Perusahaan yang melakukan bisnis dengan Iran akan dilarang untuk ada di Amerika Serikat (AS). Demikian yang ditegaskan oleh Presiden AS Donald Trump.
“Ini adalah sanksi paling menggigit yang pernah diberlakukan, dan pada bulan November mereka naik ke tingkat lain. Siapa pun yang berbisnis dengan Iran tidak akan berbisnis dengan Amerika Serikat. Saya meminta perdamaian dunia, tidak kurang!” cuit Trump seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/8/2018).
Cuitan Trump ini pun ditanggapi oleh Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. Ia menyebut cuitan Trump klise dan mencela "unilateralisme AS."
“Dan ini bukan pertama kalinya seorang warmonger mengklaim dia mengobarkan perang untuk 'perdamaian dunia',” cetus Zarif.
Penasihat keamanan nasional Gedung Putih, John Bolton, mengatakan sanksi terhadap Iran sudah bekerja, menghalangi perusahaan-perusahaan Eropa.
"Pemerintah Eropa masih berpegang pada kesepakatan nuklir, tetapi sejujurnya bisnis mereka berjalan menghindari hal itu secepat mungkin agar terhindar dari sanksi Amerika," kata Bolton.
Sanksi yang dijatuhkan AS menargetkan pembelian dolar AS, perdagangan logam, batu bara, perangkat lunak industri, dan sektor otomotif Iran.
“Ini adalah sanksi paling menggigit yang pernah diberlakukan, dan pada bulan November mereka naik ke tingkat lain. Siapa pun yang berbisnis dengan Iran tidak akan berbisnis dengan Amerika Serikat. Saya meminta perdamaian dunia, tidak kurang!” cuit Trump seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/8/2018).
Cuitan Trump ini pun ditanggapi oleh Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. Ia menyebut cuitan Trump klise dan mencela "unilateralisme AS."
“Dan ini bukan pertama kalinya seorang warmonger mengklaim dia mengobarkan perang untuk 'perdamaian dunia',” cetus Zarif.
Penasihat keamanan nasional Gedung Putih, John Bolton, mengatakan sanksi terhadap Iran sudah bekerja, menghalangi perusahaan-perusahaan Eropa.
"Pemerintah Eropa masih berpegang pada kesepakatan nuklir, tetapi sejujurnya bisnis mereka berjalan menghindari hal itu secepat mungkin agar terhindar dari sanksi Amerika," kata Bolton.
Sanksi yang dijatuhkan AS menargetkan pembelian dolar AS, perdagangan logam, batu bara, perangkat lunak industri, dan sektor otomotif Iran.
(ian)