Iran Disebut Akan Mundur dari Kesepakatan Nuklir

Jum'at, 22 Juni 2018 - 20:17 WIB
Iran Disebut Akan Mundur...
Iran Disebut Akan Mundur dari Kesepakatan Nuklir
A A A
TEHERAN -

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan saat ini kesepakatan nuklir Iran berada dalam "perawatan intensif" dan mungkin Tehran akan menarik diri dari pakta itu jika kesepakatan, jika negara Eropa tidak mencapai kesepakatan mengenai hal ini.

"Iran ingin mempertahankan kesepakatan itu, tetapi penyesuaian harus dilakukan sebagai hasil dari keputusan Washington untuk mundur dari perjanjian terseubut," kata Arachi dalam sebuah wawancara dengan Euro News, seperti dilansir Russia Today pada Jumat (22/6).

"Kesepakatan itu telah kehilangan keseimbangannya karena mundurnya Amerika Serikat (AS). jika Eropa, dan peserta lainnya yang tersisa dari JCPOA tertarik pada Iran untuk bertahan dalam kesepakatan, mereka harus mengkompensasi ketidak beradaan, dan pengenaan kembali sanksi AS," sambungnya.

Teheran telah berulang kali menyatakan bahwa mereka ingin menyelamatkan kesepakatan itu, tetapi telah menyatakan rasa frustrasi atas proposal Eropa untuk melestarikan kesepakatan itu.

Ali Akbar Salehi, kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), mengatakan pada hari Selasa bahwa proposal Eropa untuk menyelamatkan kesepakatan setelah penarikan AS tidak diterima oleh Teheran. "Jika terus seperti ini, semua pihak akan kalah," kata Salehi.

Uni Eropa (UE) sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk membantu menghidupkan kesepakatan yang goyah. Federica Mogherini, Menteri Luar Negeri UE, mengatakan pada bulan Mei bahwa blok itu sedang mempertimbangkan memperdalam hubungan ekonomi Eropa dengan Iran, melindungi transaksi perbankan dengan Teheran, dan mempertahankan pembelian minyak dan gas dari Iran, serta menggunakan keuangan UE untuk meningkatkan investasi di Iran.

Tetapi keinginan beberapa negara Eropa untuk memperluas ruang lingkup perjanjian itu telah membuat marah Teheran. Kanselir Jerman, Angela Merkel dan Presiden Prancis. Emmanuel Macron telah berusaha memperluas ketentuan perjanjian untuk mencakup program rudal balistik Iran dan keterlibatan dalam konflik regional.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan pada bulan Juni bahwa membatasi pengembangan rudal Teherani adalah mimpi yang tidak akan pernah terwujud.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
3 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
7 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
8 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
9 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved