Bantu Perdamaian Afghanistan, Menhan Inggris Ingin Temui Taliban
Kamis, 24 Mei 2018 - 17:32 WIB
Bantu Perdamaian Afghanistan, Menhan Inggris Ingin Temui Taliban
A
A
A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris, Gavin Williamson menyatakan, Inggris harus mengadakan pembicaraan dengan Taliban untuk menemukan solusi jangka panjang dalam membangun perdamaian di Afghanistan.
Williamson mengatakan, itu adalah kepentingan vital Inggris bahwa perdamaian dan stabilitas dapat tercapai di Afghanistan. Inggris, lanjut Williamson, berkomitmen untuk memastikan bahwa pemilihan di negara itu, yang akan diadakan akhir tahun ini, akan dilaksanakan di cara yang damai.
"Saya sangat percaya bahwa satu-satunya solusi untuk konflik di Afghanistan adalah melalui penyelesaian politik, dipimpin dan dilakukan oleh warga Afghanistan sendiri," kata TWilliamson.
"Masa depan Afghanistan harus diputuskan melalui dialog, bukan senjata," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (24/5).
Dia kemudian melemparkan pujian kepada Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani karena telah menyampaikan penawaran untuk melakukan pembicaraan damai dengan Taliban. Williamson menyebut tawaran itu terbuka dan murah hati.
Pernyataan yang dibuat oleh Menteri Pertahanan, untuk mengadakan pembicaraan damai dengan Taliban, adalah yang pertama oleh seorang menteri negaranya turut bergabung dengan AS dalam menyerang Afghanistan pada tahun 2001 dan melengserkan Taliban dari pemerintahan Afghanistan saat itu.
Williamson mengatakan, itu adalah kepentingan vital Inggris bahwa perdamaian dan stabilitas dapat tercapai di Afghanistan. Inggris, lanjut Williamson, berkomitmen untuk memastikan bahwa pemilihan di negara itu, yang akan diadakan akhir tahun ini, akan dilaksanakan di cara yang damai.
"Saya sangat percaya bahwa satu-satunya solusi untuk konflik di Afghanistan adalah melalui penyelesaian politik, dipimpin dan dilakukan oleh warga Afghanistan sendiri," kata TWilliamson.
"Masa depan Afghanistan harus diputuskan melalui dialog, bukan senjata," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (24/5).
Dia kemudian melemparkan pujian kepada Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani karena telah menyampaikan penawaran untuk melakukan pembicaraan damai dengan Taliban. Williamson menyebut tawaran itu terbuka dan murah hati.
Pernyataan yang dibuat oleh Menteri Pertahanan, untuk mengadakan pembicaraan damai dengan Taliban, adalah yang pertama oleh seorang menteri negaranya turut bergabung dengan AS dalam menyerang Afghanistan pada tahun 2001 dan melengserkan Taliban dari pemerintahan Afghanistan saat itu.
(esn)