Mahathir Bisa Maju Pemilu dengan Partai Anwar Ibrahim

Rabu, 14 Maret 2018 - 13:17 WIB
Mahathir Bisa Maju Pemilu...
Mahathir Bisa Maju Pemilu dengan Partai Anwar Ibrahim
A A A
KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan dia terbuka maju menggunakan Partai Keadilan Rakyat yang didirikan Anwar Ibrahim.

Pernyataan itu muncul untuk mengantisipasi jika partai Mahathir ditolak pendaftarannya sebelum pemilu. Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) yang dibentuk Mahathir setelah dia keluar dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) pada 2016 sedang diselidiki oleh Registrar of Societies setelah ada ratusan komplain yang diajukan para mantan anggotanya.

Dengan pemilu yang akan digelar dalam beberapa pekan, Mahathir menyatakan, dia terbuka maju menggunakan bendera partai lain dalam koalisi oposisi Pakatan Harapan. Tahun lalu, dia dicalonkan menjadi perdana menteri (PM) sementara jika koalisi menang pada pemilu mendatang yang diperkirakan digelar Agustus.

“Saya terbuka. Saya juga dapat maju untuk Partai Aksi Demokratik,” kata Mahathir menyebut partai lain yang dibentuk bekas pesaingnya, Lim Kit Siang. Mahathir menambahkan, “Semua hal akan dipertimbangkan tapi kita harus yakin bahwa orang tahu siapa yang bertarung dan sebagainya.”

Pakatan Harapan menyatakan pihaknya belum mendengar informasi dari Registrar of Societies tentang aplikasi untuk didaftar sebagai koalisi. Pakatan akan segera mengumumkan logo empat partai yang akan digunakan untuk pemilu tersebut.

Pakatan dan PPBM telah mengambil langkah hukum terhadap Registrar of Societies dengan tuduhan berat sebelah. “Mereka mencoba mencari kesalahan kami. Kami telah mendaftar, sekarang mereka mempertanyakan ini dan itu serta ini dan itu,” ujar Mahathir dikutip Channel News Asia .

Lembaga pemerintah itu menyangkal tuduhan tersebut. Mereka menyatakan sedang menyelidiki PPBM dan proses aplikasi Pakatan sesuai prosedur. Sejumlah tokoh oposisi juga telah menyatakan maju dalam pemilu.

Pemimpin kelompok aktivis Bersih, Maria Chin Abdullah, menyatakan siap maju untuk pemilu parlemen bersama aliansi oposisi. Bersih merupakan kelompok pro-demokrasi terbesar di Malaysia. Maria selama bertahun-tahun memimpin protes antipemerintah melawan PM Malaysia Najib Razak yang terlilit skandal di lembaga negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Dukungan Maria pada Pakatan Harapan akan memberikan dorongan besar bagi koalisi oposisi tersebut. “Sistem tidak bekerja untuk kita. Kita telah mencoba berbagai strategi baru dan masuk parlemen salah satunya,” kata Maria, 62, saat konferensi pers di Kuala Lumpur awal bulan ini. (Muh Shamil)
(nfl)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
10 menit yang lalu
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
1 jam yang lalu
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
1 jam yang lalu
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
1 jam yang lalu
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
2 jam yang lalu
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
3 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved