Beribu Indonesia, Gadis Keturunan Arab Cari Keluarga Almarhum Ayahnya

Minggu, 04 Maret 2018 - 23:59 WIB
Beribu Indonesia, Gadis...
Beribu Indonesia, Gadis Keturunan Arab Cari Keluarga Almarhum Ayahnya
A A A
JAKARTA - Sebuah video tentang seorang gadis kecil keturunan Arab Saudi dan ibunya dari Indonesia menarik perhatian pengguna media sosial. Pasalnya, gadis cantik itu saat ini tengah mencari keluarga ayahnya yang telah meninggal.

Dalam video yang diambil oleh seorang pria Saudi di Kota Bunga, Puncak, ibu sang anak yang bernama Mona mengungkapkan ia pernah hidup bersama seorang pria Saudi bernama Sultan al-Harbi. Mereka hidup bersama sejak Mona berusia 18 tahun, dan saat ini ia telah berusia 23 tahun. Keduanya menikah secara adat selama empat tahun, yang artinya keduanya tidak diberi hak legal atas apapun.

Mona kemudian mengungkapkan jika suaminya itu kemudian meninggal sembilan tahun lalu karena kecelakaan mobil di Indonesia. Saat ini, putrinya yang bernama Haifa berusia hampir 11 tahun dan mereka sama-sama tidak tahu apa-apa tentang keluarga al-Harbi di Arab Saudi.

Mohamed Ali al-Ghamedi, yang telah mengikuti kasus ini sejak menemukan gadis itu dan melihat roman wajahnya yang mempunyai ciri khas Saudi, mengatakan kepada Al Arabiya bahwa dia bertemu dengan ibu dan anak perempuannya setelah menemukan foto mereka di kedutaan besar Saudi di halaman Twitter resmi Indonesia.

Al-Ghamedi mengungkapkan bahwa Mona mengatakan kepadanya bahwa ia tidak memiliki dokumen untuk membuktikan pernikahannya dengan al-Harbi.

Mona juga mengaku bahwa ia bertemu dengan al-Harbi saat berada di Indonesia pada hari libur. Al-Ghamedi menambahkan bahwa ibu tersebut tidak meminta apapun, dan putrinya saat ini telah duduk di kelas lima di sebuah sekolah di Indonesia.

"Gadis itu belajar Quran dan ibunya bekerja di toko dry cleaning untuk mencari nafkah dan mencukupi untuk putrinya," katanya.

"Setelah dia meninggal, Mona mendapat nomor salah satu anggota keluarganya dari telepon genggamnya dan menelepon mereka, setelah itu mereka datang dan membawa jenazahnya kembali ke Arab Saudi," tambahnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (4/3/2018).

Al-Ghamedi mengatakan bahwa Mona khawatir ia akan kehilangan putrinya, namun dia juga ingin anaknya mengenal keluarga ayahnya.

Duta Besar Saudi untuk Indonesia menanggapi video tersebut dengan mengatakan bahwa mereka mengikuti kasus tersebut dan bekerja untuk membantu gadis tersebut, setelah mereka memastikan bahwa dia memang setengah Saudi dengan melakukan tes DNA.

"Seorang perwakilan dari kedutaan telah dikirim ke ibu gadis tersebut untuk mengetahui semua rincian dan bertindak sesuai dengan hukum untuk memastikan hak mereka dan menghubungkan mereka dengan keluarganya di Arab Saudi," kata Duta Besar Osama al-Shoaibi kepada Al Arabiya.

Ia menambahkan bahwa kedutaan memiliki program khusus yang secara aktif membantu lebih dari 70 kasus serupa dengan kasus Haifa.
(ian)
Berita Terkait
Kerajaan Arab Saudi...
Kerajaan Arab Saudi Berikan Izin Penerbangan Langsung kepada Indonesia
Cerita Sepasang Merpati...
Cerita Sepasang Merpati Asal Jamaah Haji Indonesia di Balik Banyaknya Burung Dara di Mekah dan Madinah
Mengintip Persiapan...
Mengintip Persiapan Timnas Arab Saudi
Berkah Ramadhan, Indonesia...
Berkah Ramadhan, Indonesia Terima 1 Ton Kurma dan 3.000 Al-Quran dari Saudi
Menlu Retno Serah Terimakan...
Menlu Retno Serah Terimakan Etty Kepada Pihak Keluarga
Arab Saudi Kembali Sumbang...
Arab Saudi Kembali Sumbang 100 Ton Kurma untuk Indonesia
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
37 menit yang lalu
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
1 jam yang lalu
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
4 jam yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
6 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
8 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
9 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved