China Klaim Sukses Uji Coba Sistem Anti Rudal

Selasa, 06 Februari 2018 - 10:49 WIB
China Klaim Sukses Uji...
China Klaim Sukses Uji Coba Sistem Anti Rudal
A A A
BEIJING - China telah berhasil melakukan uji coba sistem pencegat anti rudal. Demikian pernyataan Kementerian Pertahanan China, menggambarkan uji coba itu sebagai tindakan defensif dan tidak ditujukan ke negara manapun.

China telah meningkatkan penelitian terhadap berbagai jenis rudal, mulai dari yang dapat menghancurkan satelit di luar angkasa hingga rudal balistik nuklir yang canggih. Program ini sebagai bagian dari skema modernisasi ambisius yang diawasi oleh Presiden Xi Jinping.

Kementerian Pertahanan China mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa teknologi intercept anti-misil berbasis darat telah diuji pada hari Senin di perbatasan China.

"Tes tersebut mencapai tujuan yang diharapkan. Tes ini bersifat defensif dan tidak ditujukan ke negara manapun," kata kementerian tersebut seperti dikutip dari Reuters, Selasa (6/2/2018).

Meski begitu, pernyataan ini tidak memberikan rincian lainnya.

China telah memberikan sedikit rincian tentang program rudalnya sendiri, selain dari pernyataan singkat oleh Kementerian Pertahanan atau media pemerintah.

Pada tahun 2016, Kementerian Pertahanan mengkonfirmasi bahwa pihaknya terus mendesak dengan uji sistem anti-rudal setelah gambarnya muncul di televisi pemerintah.

Media pemerintah mengatakan China telah melakukan uji coba sistem anti-rudal sejak setidaknya 2010. China mengatakan bahwa teknologi tersebut dibutuhkan untuk pertahanan dan keamanan nasionalnya sendiri.

Sementara China, bersama dengan sekutunya Rusia, telah berulang kali menyatakan keberatannya terhadap penerapan sistem anti-rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Korea Selatan (Korsel), Beijing belum menghentikan penelitian mengenai teknologi tersebut.

China dan Rusia juga mengadakan simulasi latihan anti-rudal, terakhir tahun lalu.

China khawatir sistem THAAD, dengan radar yang kuat, dapat melihat jauh ke wilayah China dan mengancam keamanannya. China juga mengatakan keberadaan sistem anti rudal THAAD tidak akan membantu mengurangi ketegangan dengan Korea Utara (Korut) atas program rudal dan nuklir Pyongyang.

Korsel dan Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa penempatan THAAD hanyalah untuk mencegah serangan rudal Korut.
(ian)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
36 menit yang lalu
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
1 jam yang lalu
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
2 jam yang lalu
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
2 jam yang lalu
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
2 jam yang lalu
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
3 jam yang lalu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved