Israel Ancam Kembali Kobarkan Perang di Gaza

Jum'at, 11 Agustus 2017 - 15:16 WIB
Israel Ancam Kembali...
Israel Ancam Kembali Kobarkan Perang di Gaza
A A A
RAMALLAH - Israel mengancam akan melancarkan perang baru di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Israel akan kembali mengobarkan perang jika kelompok itu berusaha menghalangi pembangunan tembok penghalang terowongan.

Israel telah mengumumkan bahwa mereka melihat terowongan tersembunyi yang beroperasi di bawah rumah warga sipil di Gaza. Negara Zionis itu pun mengancam untuk "menguliti" rumah-rumah tersebut.

Mayor Jenderal Eyal Zamir mengatakan Israel akan mempercepat pembangunan penghalang yang dianggap perlu setelah pejuang Palestina menggali ke wilayah negara itu selama perang Gaza 2014.

Zamir, yang merupakan kepala Komando Selatan Israel, mengatakan bahwa dia berharap pembangunan akan selesai dalam dua tahun seperti dikutip dari Asharq Alawsat, Jumat (11/8/2017).

Namun dia juga menjelaskan bahwa tembok tersebut berpotensi menyebabkan eskalasi berbahaya dalam hubungan dengan Hamas meski dibangun seluruhnya di wilayah Israel.

Selama berbulan-bulan, Israel telah secara aktif meneliti konstruksi dinding yang memiliki kedalaman puluhan meter, terdiri dari pelat beton dan sensor. Tembok ini diperkirakan membentang sepanjang 64 kilometer. Biaya pembangunan dinding itu adalah USD1,1 miliar dan akan selesai dalam waktu dua tahun.

Tentara Israel mengungkapkan pada hari Kamis bahwa foto udara telah mengambil gambar dan koordinat dua bangunan di Gaza telah digunakan oleh Hamas untuk menyembunyikan jaringan terowongan. Salah satunya milik keluarga yang terkait dengan Hamas.

Menteri Konstruksi Yoav Galant, yang juga seorang mantan komandan militer, mengatakan bahwa tembok penghalang tersebut akan dibangun di wilayah Israel yang sejajar dengan pagar perbatasan yang menutup daerah kantong Palestina yang dikelola oleh Hamas.

Serangan terowongan, Israel mengklaim telah menghancurkan 32 di antaranya, merupakan senjata kunci bagi Hamas selama perang Gaza 2014. Hamas juga membangun jaringan terowongan yang luas di bawah perbatasan Gaza dengan Mesir untuk menyelundupkan barang dan diduga senjata.

Israel dan Hamas telah bertempur dalam tiga perang di Jalur Gaza sejak kelompok tersebut merebut kendali wilayah itu dari kelompok Fatah yang bersaing dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada 2007.

Perang tersebut menewaskan 2.251 warga Palestina dan menyebabkan 100 ribu orang kehilangan tempat tinggal, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
3 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
5 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
7 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
7 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved