Dikecam, Keputusan Israel Larang Al Jazeera Meliput

Senin, 07 Agustus 2017 - 21:26 WIB
Dikecam, Keputusan Israel...
Dikecam, Keputusan Israel Larang Al Jazeera Meliput
A A A
DOHA - Al Jazeera mengecam keputusan pemerintah Israel menutup kantor dan melarang wartawan Al Jazeera untuk meliput di wilayah Israel dan juga wilayah pendudukan Israel. Rencana Israel menutup Al Jazeera muncul pada saat terjadi ketegangan di al-Aqsa, dimana Al Jazeera adalah salah satu media yang rajin meliput insiden itu.
"Al Jazeera mencela keputusan ini, yang dibuat oleh sebuah negara yang mengklaim sebagai satu-satunya negara demokratis di Timur Tengah," kata Al Jazeera dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (7/8).
kantor berita yang berbasis di Doha, Qatar itu tersebut menggambarkan langkah Israel itu aneh dan bias, dengan mengatakan bahwa menteri Israel tidak dapat membuktikan komentarnya dengan mengacu pada satu buletin berita, atau situasi yang membuktikan bahwa Al Jazeera tidak profesional atau objektif selama liputannya di Yerusalem.
"Al Jazeera akan terus meliput berita dan peristiwa di wilayah Palestina yang diduduki secara profesional, dan obyektif sesuai dengan standar jurnalistik umum yang ditetapkan oleh organisasi internasional yang relevan," imbuhnya.
Sebelumnya diwartakan, semalam Menteri Komunikasi Israel Ayoub Kara menuturkan, pihaknya berencana untuk menutup Al Jazeera. Pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berdalih, media tersebut memberikan dukungan terorisme.
Belum jelas kapan penutupan kantor media yang juga dimusuhi Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya itu akan dilakukan. Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain telah mengajukan belasan tuntutan terhadap Qatar, setelah memutuskan hubungan diplomatik. Belasan tuntutan sebagai syarat diakhirinya blokade terhadap Doha itu, salah satunya tuntutan untuk menutup media Qatar tersebut.
Kara berharap, Knesset (parlemen Israel) untuk mempertimbangkan permintaan pemerintah itu dalam sesi yang akan datang.
(esn)
Berita Terkait
Menimba Ilmu di Akademi...
Menimba Ilmu di Akademi Sepak Bola Qatar, Hudzaifah Sufyan Berharap Masuk Timnas Indonesia
Qatar Negara Paling...
Qatar Negara Paling Aman di Dunia, Enam Tahun Berturut-turut
8 Stadion Canggih di...
8 Stadion Canggih di Piala Dunia Qatar 2022
Fan Festival jelang...
Fan Festival jelang Piala Dunia 2022 Diserbu Ribuan Penonton
Prabowo dan Emir Qatar...
Prabowo dan Emir Qatar Saksikan Penandatanganan MoU Dialog Strategis RI-Qatar
Fans Piala Dunia di...
Fans Piala Dunia di Qatar Diperkenalkan pada Islam
Berita Terkini
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
27 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
3 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved