Gadis Korban Perkosaan Ini Diperkosa Lagi Pria Lain saat Minta Tolong

Jum'at, 28 Juli 2017 - 02:31 WIB
Gadis Korban Perkosaan...
Gadis Korban Perkosaan Ini Diperkosa Lagi Pria Lain saat Minta Tolong
A A A
BIRMINGHAM - Seorang gadis 15 tahun di Inggris diperkosa di sebuah stasiun kereta api di Birmingham. Usai serangan pertama, korban mengalami serangan serupa oleh pria lain yang dia mintai pertolongan.

Insiden itu terjadi di dekat lapangan klub sepak bola Aston Villa di Birmingham pada pukul 19.00 malam pada hari Selasa dan pukul 02.00 dini hari pada hari Rabu.

Korban semula telah berjalan ke stasiun kereta api Witton dengan temannya. Namun, tiba-tiba dia diseret oleh seorang pria yang mendekatinya.

Tak lama setelah serangan itu, korban keluar dari stasiun. Dia kemudian menghentikan sebuah mobil yang lewat untuk meminta pertolongan.

Namun, setelah masuk ke mobil, korban kembali diperkosa untuk kedua kalinya oleh pria lain.

Investigasi besar yang melibatkan detektif dari Polisi Transportasi Inggris dan Polisi West Midlands telah diluncurkan. Polisi sedang berusaha untuk mengidentifikasi kedua penyerang.

Penyerang pertama digambarkan sebagai orang Asia dengan kulit cokelat, mata coklat, beperawakan kurus dengan tinggi badan sekitar 6 kaki. Penyerang mengenakan setelan jas dan berusia sekitar 20-an tahun.

Penyerang kedua juga digambarkan sebagai orang Asia, berusia 20-an tahun dengan tinggi badan lebih dari 5 kaki. Penyerang kedua memili janggut yang yang telah dipotong ketat dan mengenakan celana jins hitam.

Kepala Detektif Tony Fitzpatrick dari Polisi Transportasi Inggris mengatakan; ”Ini adalah cobaan yang mengerikan bagi gadis muda ini dan kami memiliki perwira terlatih khusus yang mendukungnya.”

”Sekarang sangat penting kami menyelidiki dengan tepat apa yang terjadi pada hari Selasa serta mengidentifikasi pelanggar untuk dua kejadian mengerikan ini,” lanjut Fitzpatrick.

”Detektif saya saat ini memeriksa semua CCTV yang ada dalam upaya untuk mengidentifikasi pelaku dan sementara penyelidikan ini dilakukan, kami ingin berbicara dengan calon saksi potensial,” ujarnya.

”Kejadian ini terjadi pada pagi dini hari dan mungkin tidak banyak orang di sekitar. Saya akan tertarik untuk berbicara dengan siapa saja yang mungkin pernah berada di daerah tersebut pada saat itu,” imbuh dia yang melindungi identitas korban, sebagaimana dikutip dari Daily Mirror, Jumat (28/7/2017).
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
10 menit yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
53 menit yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
2 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
3 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
4 jam yang lalu
Infografis
Selain Donald Trump,...
Selain Donald Trump, 4 Capres Ini juga Ditembak saat Kampanye
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved