Trump Bantah Tengah Diselidiki FBI

Jum'at, 12 Mei 2017 - 05:14 WIB
Trump Bantah Tengah...
Trump Bantah Tengah Diselidiki FBI
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersikeras jika ia tidak sedang berada di bawah penyelidikan FBI. Ia pun menyebut Direktur FBI yang dipecat, James Comey, sebagai seseorang peramal dan pencari perhatian.

Dalam wawancara pertamanya sejak memecat direktur FBI, Trump mengatakan kepada NBC News bahwa dia telah bertanya kepada Comey apakah dia sedang diselidiki.

"Saya katakan, jika bisa Saya beritahu Anda, 'Apakah saya sedang diselidiki?' Dia berkata: 'Anda tidak sedang diselidiki'. Saya tahu saya tidak diselidiki," kata Trump seperti dikutip dari BBC, Jumat (12/5/2017).

Trump juga memberikan penjelasan yang bertentangan dengan Gedung Putih terkait alasan pemecatan Comey. Gedung Putih mengatakan jika pemecatan Comey adalah rekomendasi dari pejabat tinggi peradilan.

"Dia adalah peramal, dia adalah seorang pencari perhatian, FBI telah mengalami kekacauan, saya akan memecat Comey, itu keputusan saya. Saya akan memecatnya tanpa mempedulikan rekomendasi," tegas Trump.

Comey tengah memimpin penyelidikan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan AS dan kemungkinan adanya kolusi antara pejabat kampanye Trump dan Moskow.

Namun Trump telah menolak penyelidikan tersebut dan menyebutnya sebagai "sandiwara", sebuah klaim yang secara langsung bertentangan dengan suksesor Comey.

Direktur sementara FBI, Andrew McCabe mengatakan, penyelidikan tersebut sangat signifikan. Ia pun membantah klaim Gedung Putih yang menyatakan Comey telah kehilangan kepercayaan dari stafnya.

"Dengan yakin saya dapat memberitahu Anda bahwa sebagian besar karyawan menikmati hubungan yang dalam dan positif dengan Direktur Comey," ungkap McCabe.

Direktur FBI bertindak berjanji untuk tidak memperbarui Gedung Putih mengenai status penyelidikan tersebut dan memberi tahu panel Senat tentang usaha untuk mengganggu penyelidikan tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Berita Terkini
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
24 menit yang lalu
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
2 jam yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
2 jam yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
11 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
12 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
14 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved