Dubes AS di PBB: Kami Dukung Solusi 2 Negara Israel-Palestina
Sabtu, 18 Februari 2017 - 12:34 WIB
Dubes AS di PBB: Kami Dukung Solusi 2 Negara Israel-Palestina
A
A
A
NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley menyatakan, pihaknya benar-benar mendukung solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel dan Palestina. Namun, AS juga memikirkan cara lain untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.
"AS serius mendukung solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina, tetapi juga memikirkan cara-cara baru untuk mendorong kesepakatan damai," kata Haley dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Sabtu (18/2).
"Ini akan menjadi "kesalahan" untuk mengatakan Amerika meninggalkan kebijakan yang sudah lama mengenai mendukung negara Palestina sebagai bagian dari penyelesaian akhir," sambungnya.
Dia menegaskan, AS ingin membantu membawa Israel dan Palestina ke meja perundinga, agar keduanya bisa berbicara dengan cara yang lebih baru, untuk mengatakan keduanya sudah kembali pada visi yang sama, dan siap untuk menjalin kesepakatan.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengaku terbuka dengan gagasan satu negara, bukan solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Hal itu diungkapkannya saat konferensi bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
"Saya melihat satu dan dua negara, dan Saya menyukai salah satu yang disukai kedua belah pihak. Saya pikir dua negara tampak lebih mudah untuk sementara waktu," kata Trump sembari menambahkan ia akan membiarkan juru runding Israel dan Palestina yang membahas hal ini.
"AS serius mendukung solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina, tetapi juga memikirkan cara-cara baru untuk mendorong kesepakatan damai," kata Haley dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Sabtu (18/2).
"Ini akan menjadi "kesalahan" untuk mengatakan Amerika meninggalkan kebijakan yang sudah lama mengenai mendukung negara Palestina sebagai bagian dari penyelesaian akhir," sambungnya.
Dia menegaskan, AS ingin membantu membawa Israel dan Palestina ke meja perundinga, agar keduanya bisa berbicara dengan cara yang lebih baru, untuk mengatakan keduanya sudah kembali pada visi yang sama, dan siap untuk menjalin kesepakatan.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengaku terbuka dengan gagasan satu negara, bukan solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Hal itu diungkapkannya saat konferensi bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
"Saya melihat satu dan dua negara, dan Saya menyukai salah satu yang disukai kedua belah pihak. Saya pikir dua negara tampak lebih mudah untuk sementara waktu," kata Trump sembari menambahkan ia akan membiarkan juru runding Israel dan Palestina yang membahas hal ini.
(esn)