Foto Penonton Inaugurasi Trump Sedikit, Gedung Putih Murka ke Media
Minggu, 22 Januari 2017 - 18:23 WIB
Foto Penonton Inaugurasi Trump Sedikit, Gedung Putih Murka ke Media
A
A
A
WASHINGTON - Gedung Putih menuduh media turut bermain terkait jumlah orang yang menyaksikan pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45. Gedung Putih menyebut media sengaja "membingkai" foto sehingga orang-orang yang menghadiri pelantikan terlihat sedikit.
Dalam pernyataan yang tidak biasa dan berapi-api, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengecam foto yang menunjukkan banyaknya ruang-ruang kosong di National Mall selama inaugurasi.
"Ini adalah penonton terbesar yang pernah menyaksikan pelantikan, dalam satu periode. Keduanya secara pribadi dan seluruh dunia. Upaya-upaya untuk mengurangi antusiasme tentang pelantikan yang memalukan dan salah," kata Spicer dalam sebuah pernyataan singkat seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/1/2017).
Spicer mengatakan bahwa tempat untuk menampung 720 ribu orang penuh ketika Trump mengambil sumpahnya. Ia juga mengatakan, National Park Service tidak mengeluarkan jumlah penonton yang menyaksikan inaugurasi Trump secara resmi. "Tidak ada yang memiliki jumlah pastinya," tegas Spicer.
![Foto Penonton Inaugurasi Trump Sedikit, Gedung Putih Murka ke Media]()
Spicer juga mengkritik seorang wartawan yang membuat kesalahan dalam laporan terkait upacara singkat di Kantor Oval. Sebelumnya, Trump telah memanggil nama wartawan itu saat berkunjung ke markas CIA.
"Ada banyak pembicaraan di media tentang kewajibannya untuk membuat Donald Trump bertanggung jawab, dan Saya ada di sini untuk memberitahu Anda itu akan berjalan dengan dua cara. Kami juga akan meminya pers untuk bertanggung jawab," tegasnya.
Dalam pernyataan yang tidak biasa dan berapi-api, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengecam foto yang menunjukkan banyaknya ruang-ruang kosong di National Mall selama inaugurasi.
"Ini adalah penonton terbesar yang pernah menyaksikan pelantikan, dalam satu periode. Keduanya secara pribadi dan seluruh dunia. Upaya-upaya untuk mengurangi antusiasme tentang pelantikan yang memalukan dan salah," kata Spicer dalam sebuah pernyataan singkat seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/1/2017).
Spicer mengatakan bahwa tempat untuk menampung 720 ribu orang penuh ketika Trump mengambil sumpahnya. Ia juga mengatakan, National Park Service tidak mengeluarkan jumlah penonton yang menyaksikan inaugurasi Trump secara resmi. "Tidak ada yang memiliki jumlah pastinya," tegas Spicer.

Spicer juga mengkritik seorang wartawan yang membuat kesalahan dalam laporan terkait upacara singkat di Kantor Oval. Sebelumnya, Trump telah memanggil nama wartawan itu saat berkunjung ke markas CIA.
"Ada banyak pembicaraan di media tentang kewajibannya untuk membuat Donald Trump bertanggung jawab, dan Saya ada di sini untuk memberitahu Anda itu akan berjalan dengan dua cara. Kami juga akan meminya pers untuk bertanggung jawab," tegasnya.
(ian)