Laporan CIA soal Rusia Ganggu Pemilu AS Dianggap Bualan

Selasa, 13 Desember 2016 - 04:23 WIB
Laporan CIA soal Rusia...
Laporan CIA soal Rusia Ganggu Pemilu AS Dianggap Bualan
A A A
MOSKOW - Kremlin menyangkal laporan dari CIA yang menyatakan Rusia menggangu pemilu Amerika Serikat (AS) untuk membantu Donald Trump terpilih sebagai presiden. Kremlin anggap laporan itu sebagai bualan tanpa kenyataan.

Bantahan itu disampaikan Dmitry Peskov, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam konferensi dengan wartawan, kemarin. ”(Tuduhan) benar-benar tidak berdasar, tidak profesional, dan tuduhan yang tidak ada hubungannya dengan kenyataan,” katanya.

Sebelumnya, The Washington Post, menerbitkan laporan rahasia CIA yang menyatakan bahwa Rusia melakukan intervensi terhadap pemilu AS tahun 2016 dengan serangan cyber terhadap email Komite Nasional Partai Demokrat (DNC) dan email ketua tim kampanye kandidat presiden Hillary Clinton. Dalam laporan itu disebut bahwa para hacker yang meretas email-email tersebut terkait dengan Pemerintah Rusia.

Dokumen-dokumen rahasia itu dibocorkan oleh situs anti-kerahasiaan WikiLeaks. Pendiri WikiLeaks Julian Assange telah menegaskan, jika dokumen yang mereka peroleh bukan dari Rusia.

”Lagi-lagi di berbagai media ada informasi seperti itu, banyak perwakilan tingkat tinggi dari AS dan Inggris keluar dengan pernyataan seperti itu. Dan dengan keteguhan iri, tidak satupun dari tuduhan yang benar, tuduhan yang tidak berdasar,” ujar Peskov, seperti dikutip dari kantor berita Interfax, Selasa (13/12/2016).

Presiden Barack Obama pada Jumat pekan lalu memerintahkan intelijen AS menyajikan ulasan lengkap atas tuduhan bahwa hacker Rusia sebagai pelaku serangan cyber yang mengganggu pemilu AS. Obama ingin menerima laporan itu sebelum dia meninggalkan Gedung Putih.

Sedangkan presiden terpilih AS Donald Trump dan tim transisinya sependapat dengan Kremlin. Pihak Trump tak percaya Rusia melakukan intervensi terhadap pemilu AS.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
23 menit yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
1 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
2 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
3 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
4 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved