Beli 4 Kapal Perang China, Malaysia Menentang Amerika?

Kamis, 03 November 2016 - 02:47 WIB
Beli 4 Kapal Perang...
Beli 4 Kapal Perang China, Malaysia Menentang Amerika?
A A A
KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia sepakat akan membeli setidaknya empat kepal perang Littora Mission dari China. Langkah Malaysia yang disebut Perdana Menteri Najib Razak sebagai keputusan bersejarah ini muncul setelah hubungan Malaysia dan Amerika Serikat (AS) tegang Juli lalu ketika Departemen Kehakiman AS mengusik skandal dugaan korupsi lembaga keuangan Malaysia (1MDB).

”Sekarang kita telah mencapai kesepakatan pertahanan yang signifikan pertama antara kedua negara kita, dengan Malaysia membeli kapal Littota Mission dari China,” kata Najib, hari Rabu dalam sebuah editorial yang diterbitkan di surat kabar China Daily.

Dua kapal pertama akan dibangun di China dan dua berikutnya di Malaysia. Keputusan Malaysia ini muncul setelah bulan Juli lalu, Departemen Kehakiman AS ikut menyelidiki aliran dana USD1 miliar yang terkait dengan dugaan korupsi dan pencucian uang yang melibatkan 1MDB. Najib merupakan Dewan Panasihat 1MDB.

Meski tidak menyebut AS secara langsung, Najib dalam editorial itu mengkritik negara-negara besar dalam memperlakukan negara-negara lain yang lebih kecil. ”Ini termasuk mantan penguasa kolonial. Hal ini tidak berlaku bagi mereka untuk menguliahi negara yang pernah mereka eksploitasi tentang bagaimana mengurus urusan internal mereka sendiri hari ini,” kata Najib.

“Malaysia dan China bersatu dalam menyepakati kebutuhan untuk mempertahankan kedaulatan negara,” lanjut Najib. Mantan penguasa kolonial di Malaysia adalah Inggris, bukan AS.

Analis industri pertahanan IHS Jane, Jon Grevatt, ragu jika keputusan Malaysia ini sebagai langkah untuk menentang AS. ”Saya tidak berpikir bahwa itu sesuatu yang menentang AS,” katanya.

”Ini murni pada ekonomi dan China mampu menawarkan sesuatu pada Malaysia yang jauh lebih murah daripada yang orang lain (tawarkan),” lanjut dia, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (3/11/2016).

Menurutnya, China kemungkinan juga menawarkan kapal dengan pembayaran uang muka yang tidak harus penuh. Grevatt melanjutkan bahwa banyak kapal Angkatan Laut Malaysia buatan China yang tidak beroperasi secara signifikan.

Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein, mengatakan rincian teknis soal pembelian empat kapal perang dari China itu belum selesai.
(mas)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
12 Negara dengan Jumlah...
12 Negara dengan Jumlah Penduduk China Terbesar di Dunia, Indonesia Nomor 1
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Minta Asia Waspada...
China Minta Asia Waspada atas Kebijakan AS di Kawasan
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
3 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
5 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
6 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved