33 Penambang Batu Bara China yang Terperangkap Dipastikan Tewas
Rabu, 02 November 2016 - 14:42 WIB
33 Penambang Batu Bara China yang Terperangkap Dipastikan Tewas
A
A
A
BEIJING - Semua 33 penambang batubara yang terperangkap di bawah tanah dalam ledakan gas awal pekan ini telah ditemukan tewas. Begitu laporan media pemerintah China seiring pejabat keselamatan kerja bersumpah untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab.
Dua penambang berhasil selamat dari ledakan pada hari Senin kemarin lusa, namun para pekerja yang berusaha mencari korban lainnya tidak menemukan yang masih hidup. Semua mayat telah ditemukan dan penyelamat menunjukan rasa duka mereka dengan menundukkan kepala seperti dikutip dari USA Today, Rabu (2/11/2016).
Baca juga:
Tambang Batu Bara Meledak di China, 13 Tewas dan 20 Hilang
Administrasi Keselamatan Kerja Negara memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap insiden tersebut. "Mereka yang bertanggung jawab harus benar-benar dihukum," kata lembaga tersebut. Para pejabat lokal di Chongqing, lokasi kejadian tersebut, juga telam memerintahkan sejumlah tambang kecil untuk tutup sementara.
Industri pertambangan China telah lama masuk dalam kategori berbahaya di dunia. Awal tahun ini, Kepala Administrasi Keselamatan Kerja China mengatakan bahwa para pekerja yang bekerja di tambang batu bara cenderung mengabaikan pemeliharaan.
China adalah produsen dan konsumen batu bara terbesar di dunia tetapi berencana untuk menutup lebih dari 1.000 tambang usang sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengurangi kelebihan produksi.
Dua penambang berhasil selamat dari ledakan pada hari Senin kemarin lusa, namun para pekerja yang berusaha mencari korban lainnya tidak menemukan yang masih hidup. Semua mayat telah ditemukan dan penyelamat menunjukan rasa duka mereka dengan menundukkan kepala seperti dikutip dari USA Today, Rabu (2/11/2016).
Baca juga:
Tambang Batu Bara Meledak di China, 13 Tewas dan 20 Hilang
Administrasi Keselamatan Kerja Negara memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap insiden tersebut. "Mereka yang bertanggung jawab harus benar-benar dihukum," kata lembaga tersebut. Para pejabat lokal di Chongqing, lokasi kejadian tersebut, juga telam memerintahkan sejumlah tambang kecil untuk tutup sementara.
Industri pertambangan China telah lama masuk dalam kategori berbahaya di dunia. Awal tahun ini, Kepala Administrasi Keselamatan Kerja China mengatakan bahwa para pekerja yang bekerja di tambang batu bara cenderung mengabaikan pemeliharaan.
China adalah produsen dan konsumen batu bara terbesar di dunia tetapi berencana untuk menutup lebih dari 1.000 tambang usang sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengurangi kelebihan produksi.
(ian)