Inggris Minta Semua Pihak Dukung Kesetaraan Gender

Kamis, 17 Maret 2016 - 19:06 WIB
Inggris Minta Semua...
Inggris Minta Semua Pihak Dukung Kesetaraan Gender
A A A
JAKARTA - Semua pihak harus mendukung kampanye HeForShe sebagai bentuk dukungan untuk kesetaraan gender. Hal itu diutarakan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik.

Berbicara saat menghadiri diskusi mengenai perananan wanita sebagai bagian dari kampanye HeForShe, Malik menyatakan kampanye ini adalah sesuatu yang sangat bagus dan harus mendapat dukungan dari semua pihak.

"Ini adalah acara khusus, karena ini kesempatan untuk kita umumkan komitmen kita untuk dukung peran dan hak-hak perempuan. Ini tidak hanya penting di Indonesia, tapi juga penting di setiap negara di seluruh dunia," ucap Moazzam pada Kamis (17/3/2016).

"Melalui kampanye HeForShe, kami menyatakan komitmen sebagai laki-laki untuk mendukung kesetaraan gender. Jadi di setiap negara perlu untuk memperhatikan dan kesadaran, komitmen dari pemimpinnya juga seperti Presiden Jokowi yang sudah ikut mendukung kampanye HeForShe," sambungnya.

Dirinya juga menuturkan, di Inggris perjuangan untuk menyamakan hak wanita dan laki-laki harus dilakukan. "Ada kemajuan di Parlemen Inggris, di politik, bisnis, pendidikan. Kami terus mengusahakan dan mengkampanyekan HeForShe," imbuhnya.
(ian)
Berita Terkait
Kunjungan Menlu Inggris...
Kunjungan Menlu Inggris ke Indonesia
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Kelahiran Bayi Badak...
Kelahiran Bayi Badak di Kebun Binatang Chester Inggris
50 Juta Vaksin Asal...
50 Juta Vaksin Asal Inggris Dipesan Pemerintah Indonesia
Satu Juta Vaksin Astrazeneca...
Satu Juta Vaksin Astrazeneca Tiba di Indonesia
Tim Bulutangkis Indonesia...
Tim Bulutangkis Indonesia Dipastikan Pulang Lebih Cepat
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
3 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
4 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
5 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved