Kalah di Florida, Rubio Mundur dari Pertarungan Capres AS
Rabu, 16 Maret 2016 - 13:03 WIB
Kalah di Florida, Rubio Mundur dari Pertarungan Capres AS
A
A
A
FLORIDA - Marco Rubio secara mengejutkan menyatakan mundur dari pertarungan memperebutkan posisi calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari partai Republik. Keputusan Rubio untuk mundur muncul setelah dirinya kalah dalam primari di Florida.
"Meskipun ini bukan rencana Tuhan bahwa saya akan menjadi presiden pada tahun 2016, dan ketika saya menghentikan kampanye saya, fakta bahwa saya bisa melaju sampai sejauh ini menunjukan betapa luar biasanya Amerika," kata Rubio di hadapan pendukungnya.
"Ini adalah cara yang benar, tapi setelah malam ini, jelas bahwa sementara kita berada di sisi yang benar, tahun ini kita tidak akan berada di pihak yang menang," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (16/3).
Dengan mundurnya Rubio, saat ini hanya tinggal tersisa tiga kanidat capres AS dari partai Republik. Ketiga orang itu adalah Donald Trump, Ted Cruz, dan Gubernur Ohio John Kasich.
Rubio sendiri di awal kemunculannya sempat disebut-sebut sebagai kuda hitam dalam pemilihan capres AS dari partai Republik. Bukan hanya karena usianya yang masih tergolong muda, namun juga karena cara pandangnya yang dinilai sedikit berbeda dari kandidat capres AS lainnya dari partai Republik.
"Meskipun ini bukan rencana Tuhan bahwa saya akan menjadi presiden pada tahun 2016, dan ketika saya menghentikan kampanye saya, fakta bahwa saya bisa melaju sampai sejauh ini menunjukan betapa luar biasanya Amerika," kata Rubio di hadapan pendukungnya.
"Ini adalah cara yang benar, tapi setelah malam ini, jelas bahwa sementara kita berada di sisi yang benar, tahun ini kita tidak akan berada di pihak yang menang," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (16/3).
Dengan mundurnya Rubio, saat ini hanya tinggal tersisa tiga kanidat capres AS dari partai Republik. Ketiga orang itu adalah Donald Trump, Ted Cruz, dan Gubernur Ohio John Kasich.
Rubio sendiri di awal kemunculannya sempat disebut-sebut sebagai kuda hitam dalam pemilihan capres AS dari partai Republik. Bukan hanya karena usianya yang masih tergolong muda, namun juga karena cara pandangnya yang dinilai sedikit berbeda dari kandidat capres AS lainnya dari partai Republik.
(esn)