Lagi, Tentara Israel Tembak Mati 2 Warga Palestina
Sabtu, 09 Januari 2016 - 19:16 WIB
Lagi, Tentara Israel Tembak Mati 2 Warga Palestina
A
A
A
YERUSALEM - Pasukan Israel kembali menembak dan membunuh dua orang warga Palestina yang mencoba menusuk tentara di sebuah pos pemeriksaan di Tepi Barat. Serangan ini merupakan bagian dari gelombang kekerasan yang telah memasuki bulan keempat.
"Para prajurit tidak terluka dalam konfrontasi di pos pemeriksaan Bekaot di Tepi Barat bagian utara dan pasukan Israel berhasil menggagalkan serangan itu dan menembak mati dua penyerang," bunyi pernyataan militer Israel seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (9/1/2016).
Pernyataan militer Israel ini dibenarkan oleh pihak Kementerian Kesehatan Palestina yang mengkonfirmasi jika dua orang tewas ditembak oleh militer Israel.
Gelombang kekerasan terus terjadi sejak 1 Oktober tahun lalu. Hingga saat ini 21 orang warga Israel dan satu orang warga AS menjadi korban tewas serangan penikaman yang dilakukan oleh warga Palestina.
Sementara itu, 139 orang warga Palestina tewas dimana 89 orang diantaranya tewas di tembak oleh militer Israel karena melakukan atau diduga akan melakukan penyerangan. Sedangkan sisanya tewas setelah terlibat bentrokan dengan pasukan keamanan.
"Para prajurit tidak terluka dalam konfrontasi di pos pemeriksaan Bekaot di Tepi Barat bagian utara dan pasukan Israel berhasil menggagalkan serangan itu dan menembak mati dua penyerang," bunyi pernyataan militer Israel seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (9/1/2016).
Pernyataan militer Israel ini dibenarkan oleh pihak Kementerian Kesehatan Palestina yang mengkonfirmasi jika dua orang tewas ditembak oleh militer Israel.
Gelombang kekerasan terus terjadi sejak 1 Oktober tahun lalu. Hingga saat ini 21 orang warga Israel dan satu orang warga AS menjadi korban tewas serangan penikaman yang dilakukan oleh warga Palestina.
Sementara itu, 139 orang warga Palestina tewas dimana 89 orang diantaranya tewas di tembak oleh militer Israel karena melakukan atau diduga akan melakukan penyerangan. Sedangkan sisanya tewas setelah terlibat bentrokan dengan pasukan keamanan.
(ian)