Pemilih Partai Republik Tetap Dukung Trump

Minggu, 13 Desember 2015 - 18:36 WIB
Pemilih Partai Republik...
Pemilih Partai Republik Tetap Dukung Trump
A A A
WASHINGTON - Sosok Donald Trump menjadi sosok yang paling disorot dalam beberapa hari terakhir. Ini tidak terlepas dari sejumlah pernyataan kontroversialnya.

Terbaru, ucapanya yang akan melarang kaum Muslim masuk ke Amerika Serikat menuai kontroversi, baik di dalam negeri maupun dari dunia internasional.

Kendati begitu, terlepas dari semua sisi kontroversi yang muncul ke permukaan, Trump ternyata masih mendapat dukungan dari para pemilih Partai Republik. Hal ini didasarkan pada hasil jajak pendapat yang baru-baru ini dilakukan.

Dikutip dari laman Independent, Minggu (13/12/2015), sebanyak 35% pemilih Partai Republik memberikan dukungannya kepada Trump dan hanya 29% yang menyatakan pernyataannya terlalu ofensif.

Sedangkan menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters/Ipsos, 41% pendukung Republik menilai sikap terus terang yang ditunjukkan oleh Trump bisa merusak peluangnya.

"Dia benar-benar mengatakan apa yang orang lain rasakan. Tapi saya benar-benar berpikir dia perlu seseorang untuk menenangkannya. Anda tahu. Saya benar-benar berpikir dia perlu belajar untuk menggunakan filter," ujar salah seorang pendukung Partai Republik.

Persentase yang dimiliki oleh Trump ini dua kali lipat dibanding pesaing-pesaingnya yang akan maju menjadi presiden dari Partai Republik.

Pensiunan ahli bedah saraf Ben Carson hanya mendapat dukungan sebesar 12%, sedangkan senator dari Texas, Ted Cruz, dan mantan Gubernur Florida, Jeb Bush, hanya mendapat dukungan 10%.
(ian)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
1 jam yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
2 jam yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
10 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
12 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
13 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
14 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved