Rusia Akan Balas Setiap Aksi Provokasi di Suriah
Jum'at, 11 Desember 2015 - 21:07 WIB
Rusia Akan Balas Setiap Aksi Provokasi di Suriah
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan kepada pihak militer Rusia untuk berhati-hati atas aksi provokasi lanjutan yang mungkin bisa saja terjadi saat mereka melakukan operasi udara di Suriah.
Meski memberi peringatan, namun Putin menegaskan, pihaknya siap merespon setiap aksi provokasi yang ditujukan kepada mereka dengan cara yang terberat, seperti dikutip dari Sfchronicle, Jumat (11/12/2015).
Meski tidak menyebut Turki, namun pernyataan Putin diyakini merujuk pada kejadian 24 November, yaitu insiden penembakan terhadap pesawat tempur Su-24 Rusia oleh Turki di perbatasan Suriah.
Dalam pertemuan itu, Putin juga meminta kepada militer Rusia untuk secepatnya menghancurkan setiap target yang mengancam pasukannya di Suriah. Terlebih saat ini, pangkalan militer Rusia di Suriah telah mendapatkan tambahan senjata pertahanan udara dan pesawat.
Seperti diketahui, pasca insiden penembakan yang dilakukan oleh Turki, Rusia langsung mendatangkan dan menempatkan sistem pertahanan rudal S-400 di Suriah. Rusia beralasan, penempatan rudal anti pesawat itu untuk melindungi pasukannya yang tengah melakukan operasi serangan udara di Suriah.
Meski memberi peringatan, namun Putin menegaskan, pihaknya siap merespon setiap aksi provokasi yang ditujukan kepada mereka dengan cara yang terberat, seperti dikutip dari Sfchronicle, Jumat (11/12/2015).
Meski tidak menyebut Turki, namun pernyataan Putin diyakini merujuk pada kejadian 24 November, yaitu insiden penembakan terhadap pesawat tempur Su-24 Rusia oleh Turki di perbatasan Suriah.
Dalam pertemuan itu, Putin juga meminta kepada militer Rusia untuk secepatnya menghancurkan setiap target yang mengancam pasukannya di Suriah. Terlebih saat ini, pangkalan militer Rusia di Suriah telah mendapatkan tambahan senjata pertahanan udara dan pesawat.
Seperti diketahui, pasca insiden penembakan yang dilakukan oleh Turki, Rusia langsung mendatangkan dan menempatkan sistem pertahanan rudal S-400 di Suriah. Rusia beralasan, penempatan rudal anti pesawat itu untuk melindungi pasukannya yang tengah melakukan operasi serangan udara di Suriah.
(ian)