Obama Sebut Donald Trump Tak Bisa Jadi Presiden AS

Senin, 12 Oktober 2015 - 09:59 WIB
Obama Sebut Donald Trump...
Obama Sebut Donald Trump Tak Bisa Jadi Presiden AS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, yakin bahwa Donald Trump tidak akan bisa menjadi Presiden AS yang akan menggantikannya pada 2016 mendatang. Obama bahkan sesumbar bisa tetap jadi Presiden AS ketiga kalinya jika dia berkesempatan maju sebagai calon presiden 2016.

Donald Trump, calon presiden AS dari Partai Republik selama ini meraih popularitas. Miliarder AS ini juga terkenal karena berbagai komentar kontroversial, termasuk kebijakan terhadap imigran, pengontrolan senjata dan isu perempuan di AS.

”Dia tahu bagaimana untuk mendapatkan perhatian. Dia, Anda tahulah, karakter realitas TV klasik, dan pada tahap awal, itu tidak mengherankan bahwa dia mendapat banyak perhatian,” kata Obama merujuk pada sosok Donald Trump.

Komentar Obama itu muncul dalam program “60 Minutes” di stasiun televisi CBS, yang disiarkan semalam waktu AS. ”Saya tidak berpikir dia akan berakhir menjadi presiden Amerika Serikat,” ujar Obama.

Obama juga mengkritik isu-isu yang diusung para calon presiden dari Partai Republik. Obama, yang saat ini sedang menyelesaikan tugasnya sebagai presiden periode kedua mengklaim bisa jadi presiden untuk ketiga kalinya jika memungkinkan baginya untuk maju sebagai calon presiden.

”Saya pikir saya memiliki satu set kursi segar ini, saya pikir memiliki perspektif yang segar, personil baru dan ide-ide baru, dan percakapan baru dengan orang-orang Amerika tentang isu-isu yang mungkin berbeda satu tahun dari sekarang daripada ketika saya memulainya delapan tahun yang lalu. Saya pikir itu semua baik untuk demokrasi kita,” ujar Obama.

Obama mengatakan ia memiliki perasaan ”pahit” perasaan tentang sisa jabatan presiden yang tinggal 15 bulan lagi.

”Di satu sisi, saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai dan itu membuat saya berpikir, saya ingin melakukan lagi,” katanya. “Tapi pada saat saya selesai, saya pikir itu akan menjadi waktu bagi saya untuk pergi,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
2 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
3 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
5 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
6 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
7 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved