Bendera Palestina Siap Berkibar di Sidang PBB
Kamis, 10 September 2015 - 19:23 WIB
Bendera Palestina Siap Berkibar di Sidang PBB
A
A
A
NEW YORK - PBB diharapkan akan meloloskan resolusi mengenai pengibaran bendera Palestina saat sidang Majelis Umum PBB, akhir bulan nanti. Jika lolos, ini akan menjadi sinyal kuat bahwa dunia internasional terus mendukung kemerdekaan Palestina.
Melansir Al Jazeera pada Kamis (10/9/2015), Majelis Umum PBB dilaporkan akan mengambil suara mengenai hal ini pada Kamis malam waktu setempat. Menurut wakil otoritas Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, walaupun terlihat kecil, resolusi ini bermakna sangat besar bagi warga Palestina.
"Ini adalah hal yang simbolik, tetapi ini adalah langkah lain untuk memperkuat pilar-pilar negara Palestina di arena internasional. Inisiatif memiliki potensi untuk memberi harapan kepada warga kami, bahwa masyarakat internasional masih mendukung kemerdekaan negara Palestina." ucap Mansour.
"Semua hal yang terjadi saat ini terlihat sangat suram, proses politik sudah mati, Gaza sedang tercekik, resolusi ini seperti cahaya yang berasal dari sebuah lilin kecil, yang mampu menjaga harapan hidup rakyat Palestina," sambungnya.
Saat ini Mansour hanya berharap Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu Israel tidak menggunakan pengaruhnya untuk menggagalkan resolusi ini. Selain itu, dia juga berharap negara-negara Afrika yang kerap kali abstain dalam pemungutan suara mau memberikan suaranya untuk Palestina.
Selain Palestina, resolusi itu juga memungkinan Vatikan mengibarkan benderanya saat sidang Majelis Umum PBB. Resolusi ini dibutuhkan kedua negara, mengingat saat ini kedua masih berstatus pengamat non-anggota di PBB.
Melansir Al Jazeera pada Kamis (10/9/2015), Majelis Umum PBB dilaporkan akan mengambil suara mengenai hal ini pada Kamis malam waktu setempat. Menurut wakil otoritas Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, walaupun terlihat kecil, resolusi ini bermakna sangat besar bagi warga Palestina.
"Ini adalah hal yang simbolik, tetapi ini adalah langkah lain untuk memperkuat pilar-pilar negara Palestina di arena internasional. Inisiatif memiliki potensi untuk memberi harapan kepada warga kami, bahwa masyarakat internasional masih mendukung kemerdekaan negara Palestina." ucap Mansour.
"Semua hal yang terjadi saat ini terlihat sangat suram, proses politik sudah mati, Gaza sedang tercekik, resolusi ini seperti cahaya yang berasal dari sebuah lilin kecil, yang mampu menjaga harapan hidup rakyat Palestina," sambungnya.
Saat ini Mansour hanya berharap Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu Israel tidak menggunakan pengaruhnya untuk menggagalkan resolusi ini. Selain itu, dia juga berharap negara-negara Afrika yang kerap kali abstain dalam pemungutan suara mau memberikan suaranya untuk Palestina.
Selain Palestina, resolusi itu juga memungkinan Vatikan mengibarkan benderanya saat sidang Majelis Umum PBB. Resolusi ini dibutuhkan kedua negara, mengingat saat ini kedua masih berstatus pengamat non-anggota di PBB.
(esn)