Rusia: Senjata Kami Lebih Laku Dibanding Buatan AS
Selasa, 16 Juni 2015 - 20:37 WIB
Rusia: Senjata Kami Lebih Laku Dibanding Buatan AS
A
A
A
MOSKOW - Rusia mengklaim senjata yang mereka buat lebih dicari konsumen dibanding senjata-senjata yang dibuat oleh Amerika Serikat (AS). Keterangan tersebut diutarakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin saat membuka Konferesi Militer Internasional di Moskow.
"Senjata dan peralatan militer kami sangat dicari di pasar senjata dunia. Permintaan akan keduanya sangat stabil, dan portofolia pesanan telah masuk untuk beberapa tahun ke depan," kata Putin dalam pernyatannya, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa (16/6/2015).
Putin berharap, forum yang berlangsung di kota Kubinka itu bisa membawa banyak manfaat, bukan hanya bagi Rusia tapi juga kepada seluruh perserta konferensi. Setidaknya ada 59 negara yang dikabarkan mengirimkan perwakilan mereka ke konferensi tersebut.
"Kami berharap, selama presentasi yang kami sajikan, Anda akan dapat kembali melihat dengan mata sendiri efisiensi tinggi dan keandalan produk militer Rusia dan membuka peluang baru untuk kontrak jangka panjang," sambungnya.
Pemimpin Rusia itu juga menegaskan, bahwa Rusia bukanlah negara yang tertutup. Dirinya menyatakan, Rusia sangat siap untuk menjalin kerjasama dengan negara manapun di dunia.
"Saya ingin menekankan, bahwa kami terbuka untuk melakukan kerjasama. Kita dapat bekerja bersama, untuk sama-sama mengembangkan senjata, untuk meluncurkan proyek-proyek inovatif yang sangat menjanjikan," pungkasnya.
"Senjata dan peralatan militer kami sangat dicari di pasar senjata dunia. Permintaan akan keduanya sangat stabil, dan portofolia pesanan telah masuk untuk beberapa tahun ke depan," kata Putin dalam pernyatannya, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa (16/6/2015).
Putin berharap, forum yang berlangsung di kota Kubinka itu bisa membawa banyak manfaat, bukan hanya bagi Rusia tapi juga kepada seluruh perserta konferensi. Setidaknya ada 59 negara yang dikabarkan mengirimkan perwakilan mereka ke konferensi tersebut.
"Kami berharap, selama presentasi yang kami sajikan, Anda akan dapat kembali melihat dengan mata sendiri efisiensi tinggi dan keandalan produk militer Rusia dan membuka peluang baru untuk kontrak jangka panjang," sambungnya.
Pemimpin Rusia itu juga menegaskan, bahwa Rusia bukanlah negara yang tertutup. Dirinya menyatakan, Rusia sangat siap untuk menjalin kerjasama dengan negara manapun di dunia.
"Saya ingin menekankan, bahwa kami terbuka untuk melakukan kerjasama. Kita dapat bekerja bersama, untuk sama-sama mengembangkan senjata, untuk meluncurkan proyek-proyek inovatif yang sangat menjanjikan," pungkasnya.
(esn)