Timur Tengah

AS hendak lucuti Assad, rezim Suriah melawan

Selasa,  5 November 2013  −  09:52 WIB
AS hendak lucuti Assad, rezim Suriah melawan
Presiden Suriah, Bashar al-Assad (Istimewa)

Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat dan Arab Saudi kompak untuk melucuti posisi Assad sebagai pemimpin Suriah dalam Konferensi Jenewa II nanti. Namun, rezim Pemerintah Suriah melawan, dengan akan memboikot konferensi itu, jika tujuannya untuk melucuti Assad.
 
Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, saat bertemu Menteri Luar Negeri  Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal, dalam pertemuan di Arab Saudi kemarin, kompak untuk tidak memberikan peran apa pun terhadap Presiden Suriah, Bashar al-Assad dalam Konferensi Jenewa II nanti.
 
"Tidak ada perbedaan dengan Arab Saudi tentang tujuan di Suriah,” kata Kerry, di Riyadh, seperti dikutip Reuters, Selasa (5/11/2013). ”Assad telah kehilangan semua legitimasi , dan dia harus pergi,” kata Kerry lagi.
 
Menlu Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal, mengakui ada perbedaan antara negaranya dengan Washington dalam taktik solusi untuk krisis Suriah. “Masyarakat internasional telah gagal dalam menghentikan kekerasan mematikan di Suriah,” ujarnya.
 
Kata Faisal, tindakan PBB untuk membongkar situs senjata kimia di Suriah, tidak menghentikan kekerasan mematikan di negara itu.
 
Terpisah, di Damaskus, Pemerintah Suriah melawan rencana pelucutan Assad itu. ”Kami tidak akan pergi ke (Konferensi) Jenewa untuk menyerahkan kekuasaan seperti yang diinginkan oleh (Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Saud) al- Faisal dan lawan di luar negeri,” kata Menteri Informasi Negara Suriah, Omran al – Zohbi, dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita SANA.
 
”Presiden Bashar al-Assad akan tetap kepala negara,” lanjut Zohbi.


(mas)

views: 3.777x
shadow