Timur Tengah

Pemimpin oposisi Libanon: Suriah kini dijalankan Iran & Hizbullah

Minggu,  18 Agustus 2013  −  22:37 WIB
Pemimpin oposisi Libanon: Suriah kini dijalankan Iran & Hizbullah
Ilustrasi

Sindonews.com - Pemimpin oposisi Libanon, Ahmad Jarba, mengatakan, saat ini roda pemerintahan Suriah sedang dijalankan oleh rezim sekutu Iran dan Hizbullah. Sementara Presiden Suriah, Bashar Assad, hanyalah sebuah simbol. Demikian diungkapkan Jarba dalam wawancara dengan harian al-Hayat, Minggu (18/8/2013).

Jarba mengatakan, Assad adalah pembunuh dan kriminal dan kepemimpinannya kini telah gagal. "Assad tidak lagi meimipin Suriah. Para penguasa nyata di Suriah hari ini adalah Pengawal Pasukan Elit Revolusi dan pejuang Hizbullah," ungkapnya.

Sementara itu, perlawanan yang dilancarkan pemberontak Suriah selama 29 bulan telah berhasil menguasai setidaknya setengah wilayah Suriah. Pemimpin oposisi kemudian menegaskan kepada pemberontak Suriah, bahwa apapun solusi konflik di Suriah harus mengecualikan Assad dan dia harus dihukum atas kejahatan perang yang dia lakukan terhadap rakyat Suriah.

Menyikapi bantuan dan juga rencana asing membantu kelompok pemberontak yang menamakan diri Tentara Pembebasan Suriah dengan mengirimkan sennjata canggih, Jarba menilai rencana itu hanya akan "mengubah arah revolusi". Sementara dunia barat sangat khwatir jika senjata itu jatuh ke tangan yang salah.

Seperti diketahui, menurut laporan PBB jumlah korban tewas akibat konflik Suriah telah melewati angka 100 ribu orang. Korban tewas dari perang internal itu tidak hanya tentara dan pemberontak, tapi juga warga sipil yang tidak berdosa.


(esn)

views: 3.724x
shadow