Eropa

Inggris: Zona larangan terbang di Suriah memicu perang

Kamis,  18 Juli 2013  −  11:39 WIB
Inggris: Zona larangan terbang di Suriah memicu perang

Sindonews.com - Panglima militer Inggris, David Richards telah memperingatkan, bahwa upaya untuk memberlakukan zona larangan terbang di atas Suriah, akan menyebabkan perang. Demikian disampaikan Richards, dalam wawancaranya dengan Daily Telegraph, yang diterbitkan Kamis (18/7/2013).

Inggris berada di barisan depan dari upaya internasional untuk menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad, dan telah berjanji untuk memasok peralatan penangkal senjata kimia kepada pemberontak Suriah.

Jenderal Inggris 61 tahun itu, memperingatkan konsekuensi dari zona larangan terbang di atas wilayah Suriah. ”Jika Anda ingin mengetahui dampak material yang dialami rezim Suriah, tidak ada zona larangan terbang secuilpun,” katanya.

”Seperti yang kita lakukan dengan operasi yang sukses di Libya. Memukul target di darat. Anda harus mengambil pertahanan udara mereka,” lanjut dia.

Menurut Richards, kurangnya konsensus internasional dan terpecahnya kelompok pemberontak Suriah, ia akui sulit untuk menerapkan solusi militer di Suriah. Richards pensiun pada Kamis, setelah karir militernya sudah ia jalani lebih dari 40 tahun.

Menteri Luar Negeri William Hague, telah berjanji kepada anggota parlemen, bahwa pemerintah akan meminta persetujuan parlemen sebelum memutuskan untuk mempersenjatai pemberontak. Karena, ada kekhawatiran, nantinya senjata bisa jatuh ke tangan kelompok oposisi Islam radikal.

Sebelumnya, Perdana Menteri David Cameron,  mengatakan pemerintah berhak untuk campur tangan di Suriah jika merasa kepentingan nasional Inggris berada di bawah ancaman.


(esn)

views: 1.902x
Bagikan artikel ini :
shadow