Amerika

Mantan spionase: Takdir Snowden jadi pembocor NSA

Jum'at,  14 Juni 2013  −  17:22 WIB
Mantan spionase: Takdir Snowden jadi pembocor NSA
Edward Snowden, 29, pembocor rahasia NSA (Reuters)

Sindonews.com - Mantan mata-mata yang menjual data rahasia AS ke Uni Soviet tahun 1977, Christopher Boyce  menyebut whistleblower NSA, Edward Snowden, 29, ditakdirkan sebagai pembocor program rahasia penyadapan AS.
 
Boyce ditangkap dan dipenjara selama 40 tahun untuk tuduhan spionase (mata-mata). Ia kemudian dibebaskan bersyarat pada tahun 2003 setelah menjalani penjara selama 25 tahun. Saat ini, ia sedang menulis memoarnya.
 
”Pembocor NSA, Edward Snowden ditakdirkan (untuk itu), dan telah memasuki dunia di mana dia bisa percaya, ada orang (yang mengikutinya),” tulis CNN, mengutip pernyataan Boyce, Jumat (14/6/2013).

Kisah Boyce yang jadi mata-mata pada tahun 1977 itu kemudian dibuat film berjudul “The Falcon dan Snowman” yang  dibintangi Sean Penn dan Timothy Hutton. Film itu dirilis pada tahun 2003.
 
Menurut Boyce, ia bisa membayangkan bagaimana perasaan Snowden yang melarikan diri ke Hong Kong. Ia menggambarkan Snowden hanya bisa duduk sendirian di kamar hotel dan tidak dapat menghubungi teman atau keluarga. Bahkan untuk berjalan-jalan di sekitar Hong Kong pun mantan karyawan CIA itu dipastikan waswas dan ketakutan.
 
Boyce  dalam kasus penjualan data rahasia AS ke Uni Soviet yang ditangkap tahun 1977, usianya saat itu juga masih muda, yakni 22 tahun. Pada tahun 1980, ia melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Federal Lompoc, California dan melakukan serangkaian perampokan bank di Idaho dan Washington State.


(esn)

views: 1.541x
shadow