Afrika

Kondisi memburuk, keluarga jenguk Nelson Mandela

Senin,  10 Juni 2013  −  15:08 WIB
Kondisi memburuk, keluarga jenguk Nelson Mandela
Publik bersimpati untuk Nelson Mandella yang sakit (Reuters)

Sindonews.com – Anggota keluarga menjenguk mantan Presiden Afrika Afrika Selatan (Afsel) di Rumah Sakit Pretoria pada Minggu (9/6/2013). Pihak Presiden Afsel, Jacob Zuma  mengatakan, kondisi Mandela memburuk pada Sabtu pukul 01.30 waktu setempat.

Pahlawan anti-apartheid itu dirawat di RS, karena berulang kali menderita infeksi paru-paru. Dua malam dirawat di RS, kondisi terkini Mandela,94, menurut pihak Kepresidenan Afsel, masih stabil.

Anggota keluarga yang menjenguk Mandela, di antaranya, Makaziwe Mandela, anak tertua dari tiga anaknya dan Ndileka Mandela, salah satu dari 17 cucunya.

Umat Nasrani yang menggelar kebaktian pada Minggu di Gereja Kotapraja Soweto, Johannesburg berdoa untuk kesembuhan Mandela.

Pastor Gereja Regina di Soweto, Sebastian Rousso mengatakan, Mandela adalah simbol rekonsiliasi bagi upaya penciptaan perdamaian. ”Tidak hanya untuk diri kita sendiri sebagai orang Afsel, tapi juga untuk dunia,” katanya, dikutip The Guardian, Senin(10/6/2013).

”Kami masih butuh dia dalam hidup kita, karena ia melakukan begitu banyak untuk kami," imbuh Mantsho Moralo, seorang resepsionis yang berada di sekitar jemaat.

Siyabonga Nyembe, seorang mahasiswa, menggambarkan Mandela sebagai pilar kekuatan untuk warga Afrika Selatan. Pemimpin anti-apartheid kini telah dibawa ke rumah sakit empat kali sejak Desember tahun lalu.

Terakhir dia masuk rumah sakit pada 6 April, setelah para dokter mendiagonisis Mandela terkena
pneumonia dan paru-parunya bermasalah.

Para wisatawan juga berdatangan ke bekas rumah Mandela, yang sekarang menjadi museum, di Vilakazi Street, di Soweto.  "Dia seperti satu dalam satu juta. Saya berpikir kita tidak akan
pernah mendapatkan seorang pemimpin seperti dia,” ucap Seponono Kekana, salah satu wisatawan.


(esn)

views: 1.010x
shadow